Jasa Marga Raih Kredit Sindikasi Rp17,92 Triliun untuk Tol Yogyakarta–Bawen

Kredit Sindikasi Tol Yogyakarta–Bawen

OTO Mounture — PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) resmi menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun untuk mendukung pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen.

Proyek strategis ini memiliki total nilai investasi mencapai Rp25,61 triliun, sekaligus menjadi bagian penting dari pengembangan jaringan Tol Trans Jawa.

Pendanaan jumbo tersebut melibatkan sejumlah bank dan institusi keuangan ternama sebagai Joint Mandated Lead Arrangers & Bookrunners (JMLAB), yaitu Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Sementara itu, Maybank Indonesia dan Bank BPD DIY turut berpartisipasi dalam sindikasi pembiayaan ini.

Keberhasilan financial close ini menunjukkan tingginya kepercayaan sektor keuangan terhadap prospek bisnis Jasa Marga dan pembangunan infrastruktur tol di Indonesia.

BACA JUGA: Mudik Gratis Presisi 2026 Diikuti 32.721 Peserta, Polri Siapkan Ratusan Bus hingga Kapal Laut

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa proyek ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah.

“Kepercayaan dari lembaga keuangan menjadi fondasi penting untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, yang diharapkan mampu mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta dan Jawa Tengah,” ujarnya.

Tol ini nantinya akan menghubungkan koridor Yogyakarta–Semarang, sehingga mobilitas masyarakat lebih efisien, distribusi logistik semakin lancar, serta potensi ekonomi dan pariwisata meningkat.

“Konektivitas ini akan membuka peluang pengembangan kawasan ekonomi, pariwisata, serta investasi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah,” tambah Rivan.

Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memiliki panjang total 75,12 km yang terbagi menjadi enam seksi yakni Sleman–Banyurejo: 8,80 km, Banyurejo–Borobudur: 15,20 km, Borobudur–Magelang: 8,10 km, Magelang–Temanggung: 16,65 km, Temanggung–Ambarawa: 21,39 km, dan Ambarawa–Bawen: 4,98 km.

Saat ini, Seksi 6 Ambarawa–Bawen telah dioperasikan secara fungsional untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Direktur Utama JJB, A.J. Dwi Winarsa, menyebut penandatanganan ini menjadi tonggak penting bagi kelanjutan proyek. “Kami berharap ini menjadi awal yang baik untuk mempercepat pembangunan dan memastikan proyek selesai sesuai target waktu,” ujarnya.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *