inDrive Perkuat Strategi Hiperlokal, Indonesia Jadi Pasar Prioritas 2026

inDrive

OTO Mounture — inDrive, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat posisi bisnis di Indonesia melalui strategi pertumbuhan berkelanjutan.

Memasuki tahun 2026, Indonesia diproyeksikan tetap menjadi pasar prioritas inDrive di Asia Tenggara, seiring dengan potensi pertumbuhan yang stabil dan dinamika pasar ride-hailing yang kuat.

Fokus utama inDrive di Indonesia diarahkan pada peningkatan kualitas layanan, penguatan strategi pengembangan pasar, serta optimalisasi kehadiran di kota-kota operasional.

Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membangun ekosistem mobilitas yang inklusif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan lokal.

BACA JUGA: AHASS Jakarta–Tangerang Hadirkan Promo Spesial Januari Ceria

Sebagai bagian dari penguatan pasar domestik, inDrive menyiapkan sejumlah program hiperlokal yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan pengguna dan pengemudi di setiap kota.

Strategi ini memungkinkan inDrive menghadirkan layanan yang lebih relevan dengan karakteristik mobilitas setempat, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan adopsi pengguna.

Selain ekspansi ke wilayah baru, inDrive juga melakukan optimalisasi dan peluncuran ulang di kota-kota yang telah beroperasi. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk, efisiensi layanan, serta memperkuat brand awareness di tingkat lokal.

Chief Ride-Hailing Officer inDrive, Evgenia Matrosova, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam peta bisnis regional perusahaan.

“Kami melihat Indonesia sebagai pasar strategis dengan dinamika yang sangat kuat. Pada 2026, fokus kami adalah membangun pertumbuhan berkelanjutan dengan menghadirkan layanan yang dapat diandalkan, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi pengguna maupun pengemudi,” ujarnya.

Sejalan dengan strategi tersebut, inDrive terus mengembangkan fitur dan produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia.

Inovasi ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan jumlah pengguna aktif, baik penumpang maupun pengemudi, sekaligus memperkuat loyalitas komunitas inDrive.

BACA JUGA: Vespa Perkenalkan Dealer Equipment Collection, Koleksi Apparel Stylish untuk Gaya Hidup Urban

Aspek keselamatan dan kualitas layanan tetap menjadi pilar utama strategi bisnis inDrive. Perusahaan memperkuat program pelatihan pengemudi guna memastikan standar layanan yang profesional dan konsisten, didukung oleh proses rekrutmen yang terstandarisasi.

Di sisi teknologi, inDrive mengimplementasikan berbagai fitur keselamatan untuk memberikan perlindungan optimal bagi penumpang dan pengemudi.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan rasa aman. Investasi pada pelatihan, keselamatan, dan kesejahteraan pengemudi adalah fondasi utama strategi inDrive,” tambah Evgenia.

Untuk memperkaya pengalaman pengguna, inDrive juga menargetkan perluasan kerja sama strategis dengan berbagai merek lokal dan nasional. Kolaborasi ini akan menghadirkan program insentif, peningkatan loyalitas, serta penawaran eksklusif bagi pengguna dan pengemudi di berbagai kota.

Di tengah persaingan industri ride-hailing yang semakin kompetitif, inDrive mengadopsi strategi bisnis yang adaptif terhadap dinamika pasar, perkembangan teknologi, dan regulasi pemerintah, guna memastikan pertumbuhan industri yang berkelanjutan di Indonesia.

Dengan strategi berbasis kebutuhan lokal, inovasi berkelanjutan, dan penguatan kualitas layanan, inDrive menargetkan Indonesia sebagai salah satu pasar ride-hailing terdepan di Asia Tenggara pada 2026.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *