inDrive.Money Perluas Akses Keuangan Digital bagi Pengemudi Transportasi Online di Indonesia

OTO Mounture — Mendorong inklusi finansial bagi pekerja sektor informal, terutama pengemudi transportasi daring, inDrive menghadirkan layanan keuangan berbasis teknologi melalui inDrive.Money di Indonesia.

Inisiatif yang diluncurkan sejak Februari 2025 ini menjadi solusi keuangan yang relevan, fleksibel, dan mudah diakses oleh para mitra pengemudi di berbagai wilayah Tanah Air.

Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi inDrive sebagai platform mobilitas digital, tetapi juga menjawab tantangan yang dihadapi para pengemudi dalam mengakses layanan keuangan formal, terutama mereka yang tidak memiliki riwayat kredit, dokumen pendukung lengkap, atau penghasilan tetap.

“Sejak inDrive.Money hadir, kami melihat antusiasme besar dari para mitra pengemudi. Layanan ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan mereka, tapi juga mudah diakses dan berdampak nyata,” ujar Wahyu Ramadhan, Communication Manager inDrive Indonesia.

BACA JUGA: Kawasaki Ninja ZX-6R 2026 Hadir dengan Desain Baru dan Harga Spesial Pre-Order

Melalui kerja sama strategis dengan Ammana, platform pinjaman syariah peer-to-peer asal Indonesia, inDrive.Money menghadirkan berbagai layanan finansial yang dirancang khusus bagi pengemudi, seperti pendanaan mikro, pembiayaan kendaraan, asuransi mikro, dan fitur Buy Now, Pay Later untuk kebutuhan operasional seperti bahan bakar dan servis kendaraan.

Semua layanan tersebut didesain dalam model embedded finance, yaitu integrasi layanan keuangan langsung di dalam aplikasi inDrive. Hal ini memberikan kenyamanan dan kecepatan tanpa perlu beralih ke platform lain.

“Kami ingin membantu para mitra pengemudi menjadi lebih mandiri secara ekonomi, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap Widji Tri Kusuma Adhi, Direktur Ammana.

BACA JUGA: New MG ZS HEV Usung Teknologi Hybrid dan Gear Ratio Unik

Menurut data dari Mordor Intelligence dan Research and Markets, pasar ride-hailing Indonesia diprediksi tumbuh dari USD 2,67 miliar pada 2023 menjadi 6,26 miliar dolar AS pada 2030.

Sementara itu, layanan keuangan digital untuk pengemudi diproyeksikan tumbuh lima kali lipat dalam lima tahun ke depan, jauh melampaui pertumbuhan rata-rata layanan pinjaman digital.

Tingginya ketergantungan pengemudi terhadap solusi keuangan digital memperkuat pentingnya inovasi seperti inDrive.Money.

Banyak pengemudi tidak hanya membutuhkan kredit jangka pendek, tetapi juga akses terhadap tabungan, perlindungan pendapatan, dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Seluruh layanan yang dihadirkan inDrive dan Ammana telah disesuaikan dengan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Selain itu, perlindungan data pengguna menjadi prioritas, seiring meningkatnya kesadaran terhadap keamanan digital.

(om/ril)

 

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *