OTO Mounture — Honda Aircraft Company baru saja mengumumkan bahwa HondaJet menjadi pesawat yang paling banyak melakukan pengiriman selama lima tahun berturut-turut hingga tahun 2021. Berdasarkan data yang diberikan oleh General Aviation Manufacturers Association (GAMA), sepanjang tahun 2021, Honda Aircraft Company telah mengirimkan 37 unit pesawat kepada konsumennya secara global.
President and CEO of Honda Aircraft Company, Michimasa Fujino, mengaku merasa bangga bahwa HondaJet dapat menjadi pilihan para konsumennya saat pihaknya memperluas armada secara global.
“Menjadi pesawat terlaris di kelasnya selama lima tahun berturut-turut adalah sebuah cerminan dari komitmen Honda Aircraft untuk menawarkan produk dari kinerja tinggi, berkualitas, dan kedewasaan kami sebagai pemimpin dalam industri penerbangan. Kami akan terus membawa nilai baru bagi industri dan memberikan layanan dan dukungan yang unggul untuk konsumen kami,” katanya.
Honda Aircraft Company juga telah mengirimkan HondaJet ke-200 di akhir Desember 2021 dan telah melampaui 100 ribu jam terbang dari semua armada HondaJet di seluruh dunia pada Januari 2022.
Selain itu, Federal Aviation Administration (FAA) sebagai lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, baru saja menganugerahkan Honda Aircraft Company dengan ‘Diamond level AMT employer award’, level tertinggi pada program William (Bill) O’Brien Aviation Maintenance Technician Award, sebagai pengakuan atas keterampilan dan profesionalisme teknisi perawatan Honda Aircraft.
Selama 2021, Honda Aircraft Company telah meluncurkan HondaJet Elite S, mendapat penghargaan ‘Top Flight Award’ sebagai jet bisnis baru terbaik dari Aviation International News, serta memperkenalkan HondaJet 2600 Concept sebagai proposal Honda Aircraft untuk generasi berikutnya dari jet bisnis.
Sementara itu, HondaJet telah menerima sertifikasi tipe Thailand, sebagai sertifikat global ke-14. Sejauh ini, jejak penjualan dan layanan Honda Aircraft Company telah menjangkau Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin, Asia Tenggara, Tiongkok, Timur Tengah, India, Jepang dan Rusia. (OM/RIL)