
OTO Mounture — Musim hujan selalu menjadi tantangan bagi pemilik mobil di Indonesia. Genangan air, jalan berlubang, hingga banjir mendadak bisa mengganggu perjalanan dan meningkatkan risiko kerusakan kendaraan. Di tengah kondisi tersebut, ada satu faktor penting yang sering diremehkan yakni ground clearance mobil.
Banyak orang menganggap tinggi kolong mobil hanya sekadar angka di brosur. Padahal, ground clearance sangat menentukan keamanan kendaraan saat menghadapi kondisi jalan ekstrem, terutama ketika hujan deras mengguyur.
Dikutip dari laman Accelera, dijelaskan bahwa ground clearance adalah jarak antara bagian paling rendah kendaraan dengan permukaan tanah.
Titik pengukurannya biasanya berada di bagian terendah kolong mobil, seperti knalpot atau center muffler — bukan dari ukuran ban seperti yang sering disalahpahami.
Setiap mobil memiliki standar ground clearance berbeda, tergantung pada segmentasi dan peruntukannya. Mobil perkotaan umumnya lebih rendah dibanding SUV atau kendaraan yang dirancang untuk medan berat.
BACA JUGA: Beberapa Tanda Karet Pintu Mobil Harus Diganti dan Cara Merawatnya Agar Tahan Lama
Berikut beberapa alasan kenapa ground clearance mobil berperan besar terhadap keselamatan dan kenyamanan berkendara:
1. Mengurangi Risiko Mesin Kemasukan Air
Mobil dengan ground clearance rendah lebih rentan saat melewati genangan atau banjir. Air berpotensi masuk melalui saluran udara atau knalpot dan menyebabkan water hammer, kondisi serius yang bisa merusak mesin.
Ground clearance yang lebih tinggi memberi jarak aman dari permukaan air, sehingga risiko mogok atau kerusakan mesin dapat ditekan. Mengingat biaya perbaikan akibat banjir bisa sangat mahal, faktor ini jelas tidak boleh diabaikan.
2. Lebih Aman Melewati Jalan Rusak dan Polisi Tidur
Jalanan berlubang dan kontur tidak rata menjadi pemandangan umum saat musim hujan. Mobil dengan kolong terlalu rendah berisiko mentok, terutama saat melewati polisi tidur atau jalan bergelombang.
Jika dibiarkan, benturan berulang pada bagian bawah mobil bisa merusak komponen vital seperti knalpot, pelindung mesin, hingga sistem suspensi.
3. Mempengaruhi Kinerja Suspensi dan Handling
Ground clearance juga berkaitan erat dengan performa suspensi. Suspensi yang bekerja optimal akan menjaga kestabilan kendaraan dan memastikan ban tetap menapak sempurna di permukaan jalan.
Tinggi kolong yang ideal membantu mobil tetap stabil saat melewati tikungan, tanjakan, maupun jalan bergelombang. Jika terlalu rendah tanpa perhitungan matang, handling bisa terasa kurang presisi dan kenyamanan menurun.
BACA JUGA: Impor 105 Ribu Pick-Up: Solusi Cepat atau Ancaman bagi Industri Nasional?
Modifikasi ground clearance sah dilakukan, baik untuk kebutuhan tampilan sporty maupun penyesuaian medan harian. Namun, perubahan harus memperhatikan aspek teknis seperti:
– Sudut approach dan departure
– Keseimbangan suspensi
– Stabilitas kendaraan
– Sistem pengereman
Kesalahan perhitungan bisa berdampak pada keselamatan dan performa jangka panjang.
Secara keseluruhan, ground clearance mobil bukan sekadar soal gaya, melainkan faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara, terutama saat musim hujan.
Dengan kondisi jalan Indonesia yang penuh tantangan, memilih mobil dengan ground clearance ideal atau melakukan modifikasi secara tepat bisa menjadi langkah preventif yang cerdas. Jangan sampai detail kecil ini justru menjadi penyebab kerusakan besar di kemudian hari.
(om/ril)








