
OTO Mounture — Menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada pekan ketiga Ramadan, KAI Logistik mengimbau masyarakat untuk memperhatikan sejumlah prosedur keamanan dalam proses pengiriman sepeda motor.
Imbauan ini bertujuan memastikan kendaraan yang dikirim tetap dalam kondisi aman sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat saat tiba di kampung halaman atau kota tujuan selama musim mudik Lebaran.
VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan pengiriman sepeda motor kini semakin diminati masyarakat sebagai solusi perjalanan mudik yang lebih aman.
“Dengan mengirimkan kendaraan terlebih dahulu, pemudik dapat melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi yang lebih aman dan nyaman seperti kereta api, tanpa harus menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor yang berisiko menimbulkan kelelahan,” ujar Dwi.
Menurutnya, keberadaan sepeda motor di kota tujuan tetap membantu mobilitas masyarakat selama berada di kampung halaman.
BACA JUGA: Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026
Memasuki pekan kedua Ramadan, tren pengiriman sepeda motor melalui layanan KAI Logistik menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 2.300 unit sepeda motor telah didistribusikan, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan pekan pertama Ramadan yang mencapai 2.217 unit.
Perusahaan memprediksi jumlah pengiriman masih akan terus meningkat seiring mendekatnya masa puncak arus mudik pada pekan ketiga Ramadan.
Tingginya minat masyarakat terhadap layanan ini juga terlihat pada periode mudik tahun sebelumnya. Saat itu, lebih dari 6.600 unit sepeda motor berhasil didistribusikan selama masa arus mudik dan arus balik.
Beberapa kota tujuan favorit pengiriman sepeda motor antara lain Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Jakarta, dan Bandung.
Seiring meningkatnya pengiriman kendaraan, KAI Logistik juga mengingatkan pelanggan untuk memastikan sepeda motor telah dipersiapkan dengan baik sebelum proses pengiriman.
Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah mengosongkan tangki bahan bakar guna meminimalkan potensi risiko selama proses distribusi.
Selain itu, pelanggan juga disarankan untuk melepas aksesori tambahan pada sepeda motor, melakukan packing tambahan untuk perlindungan kendaraan, melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum pengiriman, dan mencatat kondisi sepeda motor sebagai bagian dari prosedur serah terima.
Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan kendaraan selama proses pengiriman berlangsung.
BACA JUGA: Jangan Diabaikan, Ini Cara Merawat Ban Serep Mobil agar Siap Dipakai saat Darurat
KAI Logistik juga menyarankan pelanggan untuk memanfaatkan layanan perlindungan asuransi pengiriman. Premi asuransi yang ditawarkan relatif terjangkau, yakni sekitar 0,12 persen dari nilai kendaraan, sehingga memberikan perlindungan tambahan apabila terjadi risiko selama proses distribusi.
Untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan, KAI Logistik juga menyediakan layanan pengiriman sepeda motor melalui aplikasi KAI Logistik TRAX.
Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengatur seluruh proses pengiriman secara praktis, mulai dari layanan penjemputan motor di rumah (pick-up service), pembayaran digital, hingga pelacakan pengiriman secara real-time.
Dengan layanan tersebut, sepeda motor dapat dijemput langsung dari rumah pelanggan dan dikirim hingga alamat tujuan.
“Melalui aplikasi ini, pemudik dapat dengan mudah mengelola pengiriman mulai dari pick-up, pembayaran digital hingga real time tracking,” jelas Dwi.
(om/ril)








