
OTO Mounture — Stellantis resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Indomobil National Distributor dan Leapmotor untuk menghadirkan kendaraan listrik (EV) di pasar Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Indomobil akan mulai meluncurkan model kendaraan listrik Leapmotor ke Indonesia pada tahun 2026, sekaligus memperluas pilihan mobil elektrifikasi bagi konsumen Tanah Air.
Kendaraan listrik Leapmotor rencananya akan diperkenalkan melalui jaringan showroom dengan konsep Stellantis Brand House, yang menghadirkan berbagai merek di bawah naungan Stellantis dalam satu lokasi.
Konsep ini bertujuan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menghadirkan layanan terintegrasi, mulai dari penjualan hingga purna jual dalam satu tempat.
CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menyebut kehadiran Leapmotor akan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang terus berkembang.
“Leapmotor menghadirkan kombinasi teknologi kendaraan listrik yang kuat dengan engineering yang matang, sehingga menjadi solusi mobilitas baru yang menarik bagi konsumen Indonesia,” ujarnya.
Model yang akan dibawa ke Indonesia telah dipilih secara selektif, dengan fokus pada kendaraan yang praktis, efisien, dan sesuai untuk kebutuhan harian.
BACA JUGA: iCAR V23 Usung Konsep “Born to Play”, SUV Listrik dengan Fitur Personalisasi Ekstrem
Kolaborasi ini merupakan bagian dari kemitraan global antara Stellantis dan Leapmotor dalam memperluas distribusi kendaraan listrik ke pasar internasional.
Melalui kerja sama ini, Leapmotor akan memanfaatkan jaringan distribusi global Stellantis, infrastruktur dan standar kualitas internasional, dan penguatan ekspansi di luar pasar Tiongkok.
Secara global, Leapmotor International dibentuk sebagai perusahaan joint venture dengan komposisi kepemilikan 51% oleh Stellantis.
Leapmotor dikenal dengan pendekatan inovatif dalam pengembangan kendaraan listrik. Perusahaan ini mengembangkan lebih dari 60% komponen kendaraan secara mandiri, termasuk sistem inti kendaraan.
Pendekatan ini memungkinkan efisiensi biaya produksi, integrasi teknologi yang lebih baik, dan produk dengan nilai kompetitif.
Leapmotor juga mencatat tonggak penting dengan produksi kendaraan ke-1 juta pada September 2025, menandakan pertumbuhan pesat di industri EV global.
Masuknya Leapmotor ke Indonesia diperkirakan akan semakin meramaikan pasar kendaraan listrik yang terus berkembang.
Dengan dukungan jaringan Indomobil serta ekosistem Stellantis, konsumen di Indonesia diharapkan dapat menikmati pilihan kendaraan listrik yang lebih beragam, teknologi terbaru dengan harga kompetitif, dan layanan purna jual yang terintegrasi.
(om/ril)








