
OTO Mounture — Penjualan mobil listrik dari pabrikan otomotif asal Guangzhou, Tiongkok, XPeng Motors mengalami penurunan tajam pada awal 2026 di pasar domestiknya.
Data dari China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) menunjukkan bahwa sepanjang periode Januari hingga Februari 2026, XPeng hanya mampu mencatatkan penjualan sebanyak 35.267 unit.
Angka tersebut mengalami penurunan signifikan dibanding periode yang sama pada 2025 yang mencapai 60.803 unit. Dengan demikian, penjualan XPeng di dua bulan pertama 2026 turun sebanyak 25.536 unit.
Pada Januari 2026, XPeng mencatatkan penjualan sebanyak 20.011 unit. Jumlah ini turun 34,07 persen dibandingkan Januari 2025.
Tidak hanya itu, penjualan di bulan pertama 2026 juga mengalami penurunan 46,65 persen dibandingkan Desember 2025, menandakan melemahnya performa penjualan setelah penutupan tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Penjualan Denza di Indonesia Turun di Awal 2026, Distribusi dari Pabrik ke Dealer Menyusut
Kondisi penjualan semakin tertekan pada Februari 2026. Pada bulan tersebut, XPeng hanya mampu menjual 15.256 unit kendaraan.
Angka itu turun 49,90 persen dibanding Februari 2025. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yakni Januari 2026, penjualan juga masih turun 23,76 persen.
Penurunan dua bulan berturut-turut ini menunjukkan tekanan yang cukup besar di pasar kendaraan listrik China yang saat ini semakin kompetitif.
Sementara itu di pasar Indonesia, XPeng baru mulai masuk pada pertengahan 2025 melalui kemitraan dengan Erajaya Active Lifestyle.
Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Februari 2026, XPeng Indonesia mencatatkan penjualan wholesales sebanyak 391 unit. Angka tersebut merupakan distribusi kendaraan dari pabrik ke jaringan dealer.
Sedangkan untuk penjualan ritel atau retail sales, yakni penjualan langsung dari dealer ke konsumen, tercatat sebanyak 253 unit. Jumlah tersebut belum dapat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya karena XPeng baru mulai memasarkan produknya di Indonesia pada Juli 2025.
Di pasar Indonesia, XPeng saat ini memasarkan dua model kendaraan listrik, yaitu XPeng X9, dan XPeng G6. Kedua model tersebut menyasar segmen kendaraan listrik premium yang mulai berkembang di pasar otomotif nasional.
Meski penjualan global XPeng mengalami tekanan di pasar domestik China pada awal 2026, perkembangan merek ini di Indonesia masih berada pada tahap awal ekspansi pasar.
(om/pd)








