
OTO Mounture — Produsen kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Tiongkok mulai mengubah strategi persaingan. Jika sebelumnya industri ini identik dengan perang harga, kini fokus kompetisi bergeser ke pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Hal ini terlihat dari meningkatnya tingkat kepuasan pengguna mobil listrik di Tiongkok, sebagaimana terungkap dalam studi terbaru dari J.D. Power.
Dalam laporan China New Energy Vehicle–Automotive Performance, Execution and Layout Study 2026, rata-rata skor kepuasan kendaraan energi baru di Tiongkok mencapai 829 poin dari skala 1.000, meningkat 23 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan ini menjadi kenaikan tercepat dalam tiga tahun terakhir, menunjukkan bahwa produsen kini semakin berhasil menarik minat konsumen melalui desain, performa, dan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih baik.
BACA JUGA: Freelander Comeback Jadi Brand EV, SUV Pertama Punya Teknologi Huawei dan Qualcomm
Studi tersebut mengukur keterikatan emosional dan tingkat antusiasme pemilik kendaraan dalam kurun waktu dua hingga enam bulan setelah pembelian.
Parameter ini semakin banyak digunakan produsen otomotif untuk menyempurnakan pengembangan produk mereka.
“Pengguna kini semakin mengapresiasi inovasi desain kendaraan energi baru di Tiongkok,” kata Sean Wang, Managing Director of Automotive Product Solutions at J.D. Power China dikutip dari China Daily.
Menurutnya, peningkatan kepuasan pelanggan tidak lagi hanya dipengaruhi oleh harga, tetapi juga berbagai aspek lain seperti desain kendaraan, performa berkendara, hingga teknologi yang ditawarkan.
Dalam studi tersebut, fitur keselamatan mencatat peningkatan kepuasan paling signifikan, naik 29 poin dibandingkan 2025.
Sementara itu, kepuasan terhadap jarak tempuh kendaraan listrik meningkat 17 poin. Meski tetap penting, faktor ini kini tidak lagi menjadi penentu utama dalam keputusan pembelian.
Kemajuan teknologi baterai, motor listrik, dan sistem kontrol elektronik dinilai telah mengurangi kekhawatiran konsumen terkait jarak tempuh atau range anxiety.
Akibatnya, perhatian konsumen mulai beralih pada pengalaman berkendara yang lebih luas, termasuk kenyamanan, teknologi hiburan, serta kemudahan penggunaan.
BACA JUGA: Mobil yang Cocok Berdasarkan Zodiak, Kamu Termasuk yang Mana?
Dari sisi jenis kendaraan, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mencatat peningkatan daya tarik paling besar. Skor kepuasan untuk kategori ini naik 29 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu Battery Electric Vehicle (BEV) meningkat 21 poin, dan Range-extended EV (REEV) juga naik 21 poin. Menariknya, kendaraan listrik murni atau BEV kembali memperkuat posisinya di pasar.
Pada 2026, BEV menyumbang 66,9 persen pangsa pasar kendaraan energi baru di Tiongkok, naik dari 58,5 persen pada tahun sebelumnya. Sebaliknya, pangsa pasar kendaraan plug-in hybrid dan range-extended EV sedikit menurun meskipun harga keduanya mengalami kenaikan.
Studi tersebut juga menunjukkan dominasi kuat produsen domestik Tiongkok di pasar kendaraan listrik. Rata-rata skor kepuasan merek lokal mencapai 834 poin, lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri.
Produsen otomotif Tiongkok kini menguasai sekitar 83 persen segmen kendaraan listrik premium dengan harga di atas 400.000 yuan.
Di sisi lain, mereka juga mendorong pertumbuhan penjualan di segmen kendaraan listrik dengan harga di bawah 200.000 yuan, berkat kombinasi harga kompetitif dan fitur teknologi yang lengkap.
Perubahan menarik juga terlihat dari profil pembeli kendaraan listrik di Tiongkok. Konsumen yang lahir setelah tahun 2000 kini menyumbang lebih dari 10 persen pembelian kendaraan energi baru.
Meski demikian, kelompok usia muda ini mencatat tingkat kepuasan yang sedikit lebih rendah dibandingkan kelompok usia lainnya, dengan skor rata-rata 814 poin.
Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki ekspektasi lebih tinggi terhadap teknologi, fitur digital, dan pengalaman penggunaan kendaraan.
Studi China New Energy Vehicle–Automotive Performance, Execution and Layout Study 2026 dilakukan berdasarkan tanggapan dari 21.512 pemilik kendaraan energi baru.
Seluruh responden membeli kendaraan mereka dalam periode Mei hingga Desember 2025. Penelitian ini mencakup 137 model kendaraan, 49 merek otomotif, dan 81 kota di Tiongkok.
Evaluasi dilakukan terhadap 45 atribut kendaraan, termasuk desain, performa, keselamatan, sistem infotainment, hingga pengalaman pengisian daya.
Temuan ini memperlihatkan bahwa industri kendaraan listrik Tiongkok kini tidak hanya unggul dari sisi harga, tetapi juga mulai memimpin dalam pengalaman pengguna dan inovasi teknologi.
(om/ril)








