OTO Mounture — Mitsubishi Motors Corporation (MMC) terus gencar melakukan produksi model Xpander untuk meningkatkan penetrasi bisnis mereka di kawasan Asia, terutama pasar ASEAN. Sekaligus memperkuat posisi Xpander sebagai mobil penumpang terlaris Mitsubishi di dunia saat ini.
Hal itulah yang membuat MMC memutuskan untuk menjadikan Vietnam dan Malaysia sebagai pabrikan perakitan baru selain Indonesia. Sebelumnya, Indonesia merupakan basis produksi dari model di segmen multi purpose vehicle (MPV) tersebut.
Kendati demikian, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memastikan bahwa ekspor untuk model andalannya tersebut akan terus mengalami peningkatan, meski saat ini Indonesia bukan lagi sebagai produsen tunggal.
Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Tetsuhiro Tsuchida, mengatakan bahwa produksi Mitsubishi Xpander di Vietnam dan Malaysia saat ini masih sangat terbatas. Namun, ia tidak menutup kemungkinan jika ke depannya produksi di kedua negara itu akan bertambah.
“Walaupun kendaraan itu dirakit di Vietnam dan Malaysia tapi komponen-komponennya masih di produksi dan di ekspor dari pabrik di Indonesia yaitu MMKI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia),” katanya.
Meski tidak merinci secara pasti komponen yang akan tetap diekspor dan diproduksi ke dua negara tersebut agar bisa memproduksi Xpander secara utuh. Namun, Tsuchida memastikan nilai ekspor tersebut masih bisa memberikan kontribusi pada peningkatan perdagangan nasional di Indonesia.
“Tujuan ekspor Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun. Tahun ini ekspor dari Indonesia terus bertambah dan ke depannya juga tambah, jadi tidak ada pengurangan karena kami akan tambah terus,” pungkasnya. (OM/LS)