
OTO Mounture — Geely Auto Indonesia mengumumkan strategi pertumbuhan untuk tahun 2026 dengan fokus pada inovasi produk, peningkatan kapasitas produksi lokal, serta perluasan infrastruktur layanan.
Strategi ini menegaskan komitmen Geely untuk memperkuat kehadirannya di pasar otomotif Indonesia sekaligus memberikan nilai tambah bagi konsumen dan industri nasional.
Evin Ye, Vice President of Geely Automobile International Corporation, menjelaskan bahwa sejak kembali hadir di awal 2025, Geely telah meluncurkan berbagai inisiatif strategis sebagai bukti komitmen jangka panjangnya di Indonesia.
“Tahun ini, kami terus memperkuat komitmen tersebut melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60% untuk produk yang dirakit lokal,” katanya pada acara Media Gathering di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
Evin menambahkan, Geely menargetkan diri menjadi merek otomotif asal Tiongkok dengan TKDN tertinggi di Indonesia, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong industrialisasi dan penguatan manufaktur nasional.
Memasuki fase pertumbuhan baru, Geely memperluas portofolio produknya di Indonesia. Langkah ini diawali dengan pengumuman harga resmi Geely EX2, yang langsung mendapatkan respons positif dari pasar.
Sejak masa pre-booking dibuka pada November 2025, Geely EX2 telah mencatatkan lebih dari 1.500 pemesanan. Model ini dinilai menarik berkat desain modern, fungsionalitas tinggi, serta karakter yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan.
Untuk memperkuat segmen kendaraan premium, Geely juga mengumumkan kehadiran dua merek global di bawah Geely Holding, yakni ZEEKR dan Lynk & Co.
Kehadiran kedua brand ini diharapkan dapat memperluas pilihan kendaraan premium di Indonesia, sekaligus menegaskan posisi Geely Holding sebagai akselerator inovasi teknologi otomotif dan penyedia solusi mobilitas berkelanjutan.
BACA JUGA: Geely EX2 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Spesial Mulai Rp 229 Jutaan
Sejalan dengan strategi jangka panjang, Geely menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem otomotif nasional melalui produksi lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta.
Saat ini, Geely telah merakit secara lokal tiga model, yakni Geely EX2, Geely EX5, dan Starray EM-i, dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit per hari.
Langkah ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperbesar kontribusi terhadap industri dalam negeri.
Di sisi jaringan, Geely menargetkan 80 diler resmi di seluruh Indonesia pada 2026. Hingga kini, sebanyak 35 diler telah beroperasi di berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kepulauan Riau, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Mengusung filosofi user-first, Geely juga akan meluncurkan program layanan “Geely Care+”, sebuah layanan purna jual berstandar global yang dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan premium dan dukungan aftersales yang andal bagi pelanggan.
Geely memandang tahun 2026 sebagai fase akselerasi dalam membangun ekosistem otomotif yang berkelanjutan. Melalui strategi produk, produksi, dan layanan yang terintegrasi, Geely berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.
(om/ril)








