Efisiensi Bahan Bakar DFSK Super Cab Tembus 15,4 Kilometer per Liter

OTO Mounture — Jenama asal Tiongkok, DFSK melakukan pengujian efisiensi bahan bakar untuk kendaraan komersial andalannya di pasar Indonesia, yakni DFSK Super Cab. Pengujian ini dilakukan di Pulau Bali pada akhir pekan lalu.

Adapun pengujian ini dilakukan berbarengan dengan pelaksanaan program corporate social responsibility (CSR), di mana DFSK Super Cab melakukan keliling Pulau Dewata dengan membawa beban seberat satu ton untuk kegiatan CSR renovasi Pura Pasek Kayuselem, Klungkung, Bali.

Metode pengujian kali ini menggunakan DFSK Super Cab yang diisi oleh dua orang penumpang dengan total jarak tempuh 69,3 kilometer, menyusuri berbagai kondisi jalan di Bali yang beraneka ragam mulai dari perkotaan, jalan tol, hingga masuk ke dalam pedesaan.

Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan teknik full to full tersebut, tercatat konsumsi BBM DFSK Super 1.5L Gasoline kali ini bisa menyentuh hasil 15,4 kilometer per liter.

PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, mengatakan bahwa kendaraan komersial ini memang sebuah kendaraan pekerja keras yang bisa diandalkan, nyaman bagi penumpangnya, dan memiliki biaya operasional yang rendah melalui efisiensi bahan bakar yang ditawarkan.

“Melalui bukti yang DFSK hadir ini, kami berharap akan semakin banyak konsumen yang kemudian merasakan keunggulan yang ditawarkan DFSK Super Cab untuk para pengusaha di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi.

DFSK Super Cab merupakan kendaraan komersial ringan bermodel pikap yang diproduksi di Cikande, Serang, Banten, yang mana kendaraan ini diklaim sangat cocok untuk menunjang berbagai bisnis mulai dari logistik, peternakan, pertanian, dan berbagai sektor bisnis lainnya yang ada di Tanah Air.

Flat deck yang ditawarkan oleh DFSK Super Cab memiliki ukuran 2.460 mm x 1.670 mm x 340 mm (PxLxT) yang disebut menjadi salah satu terbesar di kelasnya. Bak yang ditawarkan ini mampu mengangkat beban hingga 1,4 ton, menjadikan DFSK Super Cab sangat cocok bagi konsumen yang membutuhkan muatan banyak di bak belakang.

Selain difungsikan sebagai kendaraan pikap, DFSK Super Cab bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan para konsumen. Sejauh ini, DFSK Super Cab bisa diubah menjadi angkutan umum, ambulans, mobil box, chiller box (untuk bawa daging), hingga moko (mobil toko).

Menariknya, konsumen bisa melakukan modifikasi ini tanpa ribet-ribet berkunjung ke karoseri, karena semua bisa diurus melalui semua diler resmi DFSK.

DFSK Super Cab menawarkan dua varian mesin, yaitu varian mesin bensin DK15 1.500 cc dengan tenaga 102 dk torsi 140 Nm dan varian diesel 1.300 cc dengan tenaga 75 dk torsi 190 Nm. Untuk konsumen yang membutuhkan torsi lebih besar bisa memilih mesin turbo diesel 1.300 cc yang tentunya dapat menjadi solusi dari beragam kebutuhan usaha dan konsumen di Indonesia. (OM/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.