Wuling Serahkan 10 Mitra EV ke JNE Tangerang, Perkuat Armada Logistik Ramah Lingkungan

OTO Mounture — Dalam upaya mendukung efisiensi operasional logistik sekaligus mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan, Wuling Motors melakukan seremoni penyerahan mock up secara simbolis atas pembelian 10 unit Wuling Mitra EV Blind Van kepada JNE Tangerang. Acara ini berlangsung di booth Wuling dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).

Sales Operation Director Wuling Motors, Kharismawan Awangga, menyampaikan bahwa Mitra EV dirancang sebagai kendaraan listrik komersial yang mendukung operasional logistik secara efisien, fungsional, dan modern.

“Wuling berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan bagi kebutuhan bisnis di Indonesia. Kami mengapresiasi kepercayaan JNE Tangerang dalam memanfaatkan Mitra EV sebagai bagian dari armada operasionalnya, sekaligus berkontribusi pada pengembangan logistik yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

BACA JUGA: Dion Wiyoko dan Putri Habibie Akui Kenyamanan Wuling Darion di IIMS 2026

Dalam kolaborasi ini, JNE Tangerang menggunakan Mitra EV Blind Van untuk menunjang aktivitas distribusi harian di wilayah Tangerang.

Pemanfaatan kendaraan listrik ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi, mengoptimalkan alur logistik, serta menekan jejak emisi karbon dalam proses operasional.

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Kharismawan Awangga bersama Harry Kamora selaku Direktur Operasional PT Prima Wahana Auto Mobil (Wuling Prima), kepada jajaran direksi JNE Tangerang, termasuk Amrizal Husein (Direktur Utama), Igo Ilham (Direktur Pelaksana), dan Genta Purnama Hasan (Direktur Operasional).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi JNE Tangerang dalam menghadirkan layanan logistik yang andal, tepat waktu, dan lebih berkelanjutan.

Sebelum pembelian resmi, JNE Tangerang telah melakukan uji coba penggunaan Wuling Mitra EV bersama Wuling Prima pada 2–29 Desember 2025.

Selama periode tersebut, armada listrik ini mencatat jarak tempuh akumulatif sejauh 500 kilometer dengan biaya pengisian daya sekitar Rp190 ribu.

Angka tersebut menunjukkan efisiensi penggunaan baterai untuk kebutuhan logistik harian, sekaligus menjadi pertimbangan utama JNE Tangerang dalam menerbitkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pada 30 Desember 2025 untuk penambahan 10 unit Mitra EV ke armada operasionalnya.

Igo Ilham menjelaskan bahwa pengadaan Mitra EV merupakan bagian dari strategi optimalisasi proses inbound, yakni pengiriman paket dari pusat pengumpulan menuju kantor operasional sebelum tahap pengantaran akhir ke pelanggan.

“Kehadiran armada listrik ini membantu kami meningkatkan kecepatan proses, menjaga ketepatan waktu layanan, sekaligus menghadirkan operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Robot Humanoid AiMOGA Ramaikan Booth Jaecoo di IIMS 2026

Wuling Mitra EV merupakan kendaraan listrik komersial pertama Wuling di Indonesia yang diproduksi di pabrik Wuling di Cikarang. Mengusung semangat “Satu Rekan, Banyak Solusi”, model ini dipasarkan dalam varian Blind Van dan Minibus dengan pilihan warna Polar White dan Mountain Grey.

Sebagai armada bisnis, Mitra EV dirancang multifungsi, efisien, dan modern untuk mendukung kebutuhan operasional sehari-hari, terutama di sektor logistik yang kini mulai bertransformasi menuju ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Partisipasi Wuling dalam IIMS 2026 sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi elektrifikasi yang tidak hanya menyasar konsumen ritel, tetapi juga sektor komersial dan industri.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *