
OTO Mounture — Penjualan truk di Indonesia pada Januari 2026 menunjukkan persaingan yang masih ketat di antara tiga merek utama. Berdasarkan data resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Mitsubishi Fuso kembali memimpin pasar, diikuti oleh Isuzu dan Hino yang terus membayangi.
Data ini mencakup dua kategori utama, yakni wholesales (distribusi pabrik ke diler) dan retail sales (penjualan diler ke konsumen).
BACA JUGA: Penjualan Jetour Seret di Awal 2026, Hanya 185 Unit! Pasar Indonesia Belum Tergoda?
Wholesales Januari 2026: Fuso Unggul Tipis
Pada sisi wholesales, Mitsubishi Fuso mencatatkan distribusi sebanyak 2.332 unit sepanjang Januari 2026. Angka tersebut memang turun dibanding Desember 2025 yang mencapai 2.554 unit, namun secara tahunan masih lebih tinggi dibanding Januari 2025 (2.105 unit).
Diikuti Isuzu yang membukukan 2.170 unit, turun dari Desember 2025 (2.453 unit) dan sedikit melemah dibanding Januari 2025 (2.206 unit). Selisih antara Fuso dan Isuzu terbilang tipis, menandakan persaingan ketat di segmen kendaraan niaga.
Sementara itu, Hino berada di posisi ketiga dengan 1.556 unit, turun cukup signifikan dari Desember 2025 (2.297 unit), namun naik dibanding Januari 2025 (1.285 unit).
Di luar tiga besar, distribusi wholesales Januari 2026 tercatat sebagai berikut FAW mencatatkan penjualan sebanyak 114 unit, disusul UD Trucks sebanyak 57 unit, Scania menjual 47 unit, dan Mercedes-Benz dengan penjualan sebanyak 9 unit.
BACA JUGA: Mitsubishi Fuso Tambah Diler ke-222 di Kartasura, Bidik Sektor Logistik Solo Raya
Retail Sales: Distribusi ke Konsumen Masih Dipimpin Fuso
Pada sisi retail sales, Mitsubishi Fuso juga memimpin dengan capaian 2.538 unit pada Januari 2026. Kendati turun dari Desember 2025 (2.803 unit), angka ini melonjak dibanding Januari 2025 yang tercatat 1.814 unit.
Posisi kedua, ada Isuzu yang mencatatkan 2.085 unit, mengalami penurunan dibanding Desember 2025 (2.968 unit), namun meningkat signifikan secara tahunan dari Januari 2025 (1.639 unit).
Sedangkan Hino membukukan 1.656 unit, lebih rendah dibanding Januari 2025 (2.110 unit), menunjukkan tekanan di awal tahun.
Adapun merek lain mencatatkan penjualan ritel antara lain FAW dengan torehan penjualan 114 unit, diikuti UD Trucks yang melego 74 unit, disusul Mercedes-Benz yang menjual sebanyak 69 unit, dan Scania dengan penjualan sebanyak 47 unit.
(om/ls)








