
OTO Mounture — PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan vokasi.
PT KTB mendonasikan satu unit Mitsubishi Fuso Fighter sebagai kendaraan praktik kepada SMK Negeri 3 Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Donasi ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan mendukung pengembangan kompetensi siswa SMK di bidang otomotif kendaraan niaga.
Presiden Direktur PT KTB, Daisuke Okamoto, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mencetak talenta muda untuk industri kendaraan niaga di masa depan.
BACA JUGA: Penjualan Denza Januari 2026: Wholesales Naik, Retail Turun, Ada Apa?
Donasi kepada SMK Negeri 3 Mataram ini menjadi donasi kelima sekaligus penutup rangkaian distribusi kendaraan praktik yang dilakukan PT KTB sepanjang tahun fiskal 2025.
Sebelumnya, pada 23 Januari 2026, PT KTB juga menyerahkan kendaraan praktik ke SMK Negeri 3 Sorong, Papua Barat Daya.
Langkah ini menunjukkan konsistensi Mitsubishi Fuso dalam memperluas dukungan pendidikan vokasi di berbagai daerah Indonesia.
Donasi truk praktik ini merupakan bagian dari program KTB FUSO Vocational Education Program (KTB FUSO VEP).
Melalui program tersebut, PT KTB bersinergi dengan institusi pendidikan kejuruan serta jaringan dealer resmi Mitsubishi Fuso untuk menjalankan berbagai kegiatan, seperti:
– Pelatihan otomotif bersertifikat untuk guru dan siswa SMK
– Donasi peralatan pendukung pendidikan
– Seminar soft skill bagi siswa sebelum memasuki dunia kerja
Direktur Divisi Administration & HR PT KTB, Prasetio Hartono, menegaskan bahwa donasi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan pendidikan kejuruan di Indonesia.
Dengan adanya unit Mitsubishi Fuso Fighter sebagai sarana praktik, siswa diharapkan dapat memahami langsung teknologi kendaraan niaga modern.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, program ini juga diharapkan mampu mendorong inovasi serta kesiapan lulusan SMK untuk terjun ke industri otomotif dan transportasi nasional.
(om/ril)








