
OTO Mounture — PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) resmi memperkenalkan Hino Bus 136 MDBL 4×4 dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 yang berlangsung pada 8–11 April 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Peluncuran ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya bus tersebut diperkenalkan kepada publik sebagai solusi transportasi pekerja di sektor industri dengan medan operasional berat, seperti perkebunan dan pertambangan.
Bus terbaru dari Hino ini dirancang untuk menghadapi kondisi jalan ekstrem, mulai dari jalur berbatu, tanjakan curam, hingga medan off-road yang sering ditemui di area operasional industri.
Hino Bus 136 MDBL 4×4 dikembangkan khusus untuk mengangkut pekerja dari area mess atau kantor menuju lokasi operasional di sektor perkebunan maupun pertambangan.
Berbeda dengan bus konvensional, kendaraan ini dilengkapi sistem penggerak empat roda (4×4) yang memungkinkan kendaraan melintasi berbagai kondisi jalan berat.
Sistem transfer case pada kendaraan ini berfungsi membagi tenaga penggerak ke roda depan dan roda belakang secara optimal, sehingga memberikan traksi yang lebih baik ketika melintasi jalur off-road.
Untuk meningkatkan stabilitas kendaraan, bus ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur tambahan seperti stabilizer depan untuk menjaga keseimbangan kendaraan, lebar jejak roda depan yang lebih luas guna mengurangi body roll, serta ground clearance tinggi agar mampu melewati jalan berbatu, terjal, dan menanjak.
Dengan kombinasi tersebut, bus ini dirancang untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pekerja yang harus bepergian di lingkungan kerja dengan kondisi medan yang menantang.
BACA JUGA: Mitsubishi Fuso Tampilkan Jajaran Truk Andal di GIICOMVEC 2026, Usung Strategi Zero Down Time
Hino Bus 136 MDBL 4×4 menggunakan mesin N04C berstandar emisi Euro 4, yang dikenal memiliki efisiensi bahan bakar sekaligus daya tahan tinggi.
Kendaraan ini juga dirancang untuk mampu beroperasi secara intensif hingga 24 jam, menyesuaikan dengan kebutuhan industri perkebunan maupun pertambangan yang biasanya memiliki sistem kerja bergiliran.
Menariknya, bus ini merupakan satu-satunya di kelasnya yang diproduksi oleh Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan telah memiliki Surat Uji Tipe (SUT).
Hal tersebut membuat kendaraan ini dapat di-BBN dan dioperasikan secara legal di jalan umum, sehingga memungkinkan penggunaan yang fleksibel baik untuk operasional off-road maupun on-road.
Selain meluncurkan bus terbaru, Hino juga menampilkan berbagai kendaraan niaga andalannya yang telah banyak digunakan oleh berbagai sektor industri di Indonesia.
Dari segmen medium duty truck, Hino menghadirkan: Hino 500 Series FM 280 JD, dan Hino 500 Series FLX 280 JW. Sementara dari segmen light duty truck, Hino menampilkan Hino 300 Series 136 MDLR.
BACA JUGA: Suzuki Tampilkan 6 Kendaraan Niaga di GIICOMVEC 2026, Siap Dorong Bisnis dan Layanan Publik
Di area outdoor GIICOMVEC 2026, Hino juga menampilkan kendaraan dari segmen heavy duty truck, yaitu Hino 700 Series ZY 5041 dengan dump body, serta Hino 700 Series ZS 4141 dalam bentuk chassis.
Kedua unit ini menunjukkan bagaimana kendaraan Hino digunakan untuk mendukung operasional sektor industri berat seperti pertambangan.
Selain itu, Hino juga menghadirkan Hino 300 Series 136 HDX Fire Fighter, yang memperlihatkan fleksibilitas chassis Hino untuk berbagai aplikasi kendaraan khusus sesuai kebutuhan pelanggan.
Wakil Presiden Direktur HMSI, Alex Sutisna, menegaskan bahwa setiap sektor industri memiliki kebutuhan kendaraan yang berbeda. Karena itu, kata dia, Hino terus menghadirkan solusi kendaraan niaga yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional pelanggan.
“Hino memahami setiap kendaraan memiliki peran penting dalam menjaga operasional bisnis pelanggan. Karena itu kami terus menghadirkan solusi kendaraan niaga yang andal dan sesuai kebutuhan berbagai sektor industri,” ujar Alex.
Ia menambahkan bahwa melalui berbagai inovasi kendaraan dan layanan purna jual, Hino ingin menjadi bagian dari pertumbuhan usaha pelanggan sekaligus mendukung perkembangan transportasi dan perekonomian nasional.
(om/ril)








