Daimler Sematkan Bermacam Fitur Keselamatan untuk Kurangi Angka Kecelakaan

OTO Mounture — Hingga saat ini, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih terbilang tinggi. Termasuk kecelakaan yang diakibatkan oleh kendaraan-kendaraan besar seperti truk dan bus.

Hal itu dipicu oleh beberapa faktor, seperti dari sisi pengemudi hingga kondisi kendaraan yang tidak memadai.

Bus Bodybuilder Advisor Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI), M Thoyib, mengatakan faktor kesalahan manusia masih menjadi penyebab kecelakaan terbesar.

Oleh karenanya, kata dia, DCVI telah mengembangkan banyak fitur keselamatan pada truk dan bus Mercedes-Benz terbaru, yang dapat membantu pengemudi terhindar dari kecelakaan.

Adapun fitur yang dimaksud ialah New Fleetboard yang merupakan sistem monitoring kendaraan jarak jauh (telematics) dan sistem pengelolaan armada (fleet management system) di truk dan bus Mercedes-Benz.

BACA JUGA:

Klakson dan Lampu Modifikasi Bus Berpotensi Picu Kegagalan Fungsi Kendaraan

Mitsubishi Fuso akan Luncurkan Truk Listrik eCanter di GIIAS 2024

“Sistem itu terintegrasi dengan berbagai perangkat yang terkoneksi dengan internet, dan bisa diakses data analitik dan Artificial Intelligent (AI) hasil pantauan yang akurat dan komprehensif,” ungkapnya pada acara Talkshow di GIICOMVEC 2024, belum lama ini.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa melalui skema bundling, pengguna otomatis bisa mengakses 26 fitur standar, seperti Real Time Vehicle Tracking, driver behavior and safety, maintenance information, fuel consumption report, driver score report, speed notification, operation cost monitoring.

Pemilik kendaraan juga dapat menambah fitur lain secara optional melalui diler Mercedes-Benz Truk dan Bus, seperti fitur cargo temperature sensor, seatbelt sensor, fuel sensor, weight sensor, dan sebagainya. Truk dan bus Mercedes-Benz terbaru telah bertandar Euro 4 dan Euro 5.

“Kami melihat Indonesia sudah membutuhkan teknologi ini. Fitur yang disematkan dapat meminimalkan dampak dari kecelakaan. Itu salah satu poin penting kenapa kami mendatangkan produk-produk atau fitur yang selangkah lebih maju,” ujarnya.

(om/ls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *