
OTO Mounture — Pengalaman mengenai mobil listrik Jaecoo J5 EV kembali menjadi perhatian setelah seorang pengguna Threads membagikan kejadian ketika mobilnya tiba-tiba tidak bisa dipindahkan dari posisi P (Park).
Pengalaman tersebut dibagikan akun Threads @memedkabs. Dalam unggahannya, pemilik menyebut Jaecoo J5 EV miliknya masih dapat menyala secara normal, tetapi tidak bisa dipindahkan ke posisi D (Drive) maupun R (Reverse).
“Mobilku Jaecoo J5 tiba-tiba tidak bisa dipindahkan ke D dan R,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Pemilik menjelaskan bahwa selector transmisi sebenarnya masih dapat dioperasikan seperti biasa. Lampu rem juga disebut berfungsi normal. Namun, indikator pada layar tetap menunjukkan posisi P sehingga mobil tidak dapat digunakan untuk berjalan.
Menariknya, pemilik juga menyebut tidak ada peringatan atau warning yang muncul di dashboard. Sebelum kejadian, mobil Jaecoo J5 EV tersebut diklaim diparkir secara normal di permukaan yang datar.

BACA JUGA: Salah Isi BBM di SPBU? Jangan Langsung Nyalakan Mesin, Ini yang Harus Dilakukan
Dalam kondisi tersebut, pemilik mengaku telah beberapa kali mencoba menghubungi pihak Jaecoo untuk mendapatkan bantuan. Namun, menurut pengakuannya, panggilan tersebut tidak aktif.
Pemilik kemudian mengikuti sejumlah saran yang disampaikan pengguna Threads lainnya. Mobil dimatikan, kemudian ia keluar dari kendaraan dan membiarkannya selama sekitar 10 menit.
Setelah mobil didiamkan, sistem kembali dapat digunakan dan Jaecoo J5 EV akhirnya bisa dipindahkan dari posisi P.
“Terus udah bisa lagi,” tulis pemilik dalam pembaruan unggahannya.
Sontak unggahan tersebut mendapat sejumlah tanggapan dari pengguna Threads lainnya. Salah satu akun, @randyaditya, menduga kondisi tersebut berkaitan dengan exhibition mode.
Menurutnya, pengguna dapat mencoba menginjak pedal gas dan rem secara bersamaan selama sekitar 10 detik hingga muncul notifikasi pada layar. Namun, dugaan tersebut merupakan saran dari pengguna Threads dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kejadian yang dialami pemilik Jaecoo J5 EV.
Pengguna lain dengan akun @ohhiitsmeangel juga mengaku pernah mengalami persoalan serupa. Dalam komentarnya, ia menyebut mobil tiba-tiba tidak dapat bergerak mundur meskipun selector sudah dipindahkan ke posisi R.
Bahkan, menurut pengakuannya, mobil justru bergerak maju. Ia kemudian memanggil mekanik, tetapi mekanik yang datang disebut juga belum mengetahui penyebab masalah tersebut. Mobil akhirnya didorong secara paksa hingga dapat kembali bergerak.
BACA JUGA: Korlantas Polri Kenalkan STNK Digital, Dokumen Elektronik Punya Kekuatan Hukum
Meski pengalaman tersebut menjadi perbincangan di Threads, belum ada keterangan resmi dari Jaecoo Indonesia mengenai penyebab Jaecoo J5 EV tidak dapat berpindah dari posisi P atau kasus lain yang disebutkan dalam komentar.
Karena itu, pengalaman satu pengguna maupun komentar pengguna lainnya belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa masalah tersebut merupakan kerusakan yang umum terjadi pada Jaecoo J5 EV.
Pemilik kendaraan yang mengalami kondisi serupa sebaiknya tidak langsung melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan kendaraan maupun pengguna jalan. Jika posisi D atau R tidak dapat aktif, kendaraan sebaiknya diamankan dan ditangani melalui layanan bantuan resmi atau bengkel yang memiliki kompetensi menangani kendaraan listrik.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi pemilik mobil listrik untuk memahami indikator pada panel instrumen, prosedur pemindahan posisi kendaraan, serta fitur keselamatan dan mode berkendara yang tersedia.
Untuk sementara, pengalaman Jaecoo J5 EV yang dibagikan di Threads tersebut masih menjadi laporan pengguna dan belum merupakan konfirmasi adanya masalah teknis tertentu pada seluruh unit Jaecoo J5 EV.
(om/ls)








