
OTO Mounture — Komunitas otomotif mendapat kesempatan melakukan cek kondisi kendaraan secara gratis melalui kegiatan Auto Service Day di Automechanika Jakarta 2026 yang berlangsung di NICE PIK2, Tangerang, Sabtu, 26 September 2026.
Salah satu layanan yang menarik perhatian pengunjung adalah cek spooring mobil menggunakan Quick Check Drive. Perangkat tersebut memungkinkan kondisi spooring kendaraan diperiksa dengan lebih cepat karena mobil cukup melintas melewati alat.
Vice President PT Himawan Putra selaku distributor perangkat Hunter Engineering Company, Kevinski Himawan, menjelaskan Quick Check Drive menggunakan kombinasi laser dan kamera untuk membaca kondisi spooring kendaraan.
“Quick Check Drive membaca nilai spooring, apakah masih bagus atau sudah waktunya dilakukan spooring ulang,” ujarnya di ajang Automechanica Jakarta 2026, Sabtu, 26 September 2026.
Teknologi tersebut memberikan gambaran awal mengenai kondisi spooring tanpa harus langsung menjalani proses spooring secara penuh. Selain pengecekan spooring, Auto Service Day juga menyediakan Quick Tread Edge untuk membaca kedalaman tapak ban.
Pemeriksaan ini dapat membantu pemilik kendaraan mengetahui kondisi ban. Kedalaman tapak ban menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan kemampuan ban dalam memberikan daya cengkeram dan mendukung proses pengereman.
“Kalau bannya sudah gundul, itu memengaruhi stopping distance atau jarak pengereman. Jadi itu berkaitan dengan safety,” jelasnya.
BACA JUGA: Prestone Coolant Racing Diperkenalkan di Automechanika, Ini Teknologinya
Salah satu keunggulan Quick Check Drive adalah proses pemeriksaannya dapat dilakukan ketika kendaraan melintas melewati perangkat. Hal tersebut berbeda dengan pemeriksaan spooring konvensional yang umumnya membutuhkan kendaraan berada di atas peralatan khusus.
Menurut Kevin, sistem tersebut juga berpotensi membantu bengkel yang memiliki volume kendaraan cukup tinggi. Pemeriksaan awal bisa dilakukan dengan lebih cepat untuk mengetahui apakah kendaraan membutuhkan spooring atau tidak.
Ia menyebut, berdasarkan penelitian yang menjadi acuan pihaknya, sekitar 70-80 persen kendaraan di jalan memiliki kondisi spooring yang sudah tidak ideal.
Karena itu, pemeriksaan cepat dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi kendaraan sebelum pemilik memutuskan melakukan perawatan lebih lanjut.
Untuk perawatan berkala, Kevin mengatakan patokan spooring dua kali dalam setahun atau setiap 10.000 kilometer sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya acuan. Sebab, kondisi setiap kendaraan dapat berbeda, tergantung penggunaan maupun cara berkendara.
“Lebih baik dicek dulu. Kalau memang enggak perlu, ya enggak perlu,” katanya.
BACA JUGA: 40 Tahun di Indonesia, SKF Siapkan Ekspansi Besar Bisnis Aftermarket
Salah satu peserta yang mencoba pemeriksaan menggunakan Quick Check Drive adalah Ogu Nasution dari komunitas Toyota Etios Valco Club Indonesia (TEVCI).
Menurut Ogu, teknologi tersebut memberikan keuntungan dari sisi waktu. Pemilik kendaraan dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi spooring tanpa harus melalui proses pemeriksaan yang panjang.
“Kalau untuk waktu jadi lebih efisien, jadi lebih cepat. Mungkin tadi sekitar 10-15 menit, bahkan kayaknya enggak sampai. Cuma diperiksa sesaat,” ujar Ogu.
Selain cek spooring dan kedalaman tapak ban, pengunjung Auto Service Day juga mendapatkan layanan pengisian nitrogen untuk ban.
Kegiatan tersebut turut menggandeng B-Quik. Pengunjung yang memperoleh hasil pemeriksaan juga berkesempatan mendapatkan voucher servis senilai Rp100.000 yang dapat digunakan di B-Quik.
Kehadiran layanan pemeriksaan gratis ini menjadi bagian dari rangkaian Auto Service Day di Automechanika Jakarta 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku industri aftermarket, bengkel, komunitas otomotif, dan pengguna kendaraan dalam satu agenda di NICE PIK2, Tangerang.
(om/mg)








