Pemilik Chery Omoda C5 Keluhkan Transmisi Bermasalah di 30.000 Km, Minta Solusi Konkret

Chery Omoda C5

OTO Mounture — Pemilik Chery Omoda C5 tahun 2025 mengeluhkan masalah pada sistem transmisi kendaraannya yang baru menempuh jarak sekitar 30.000 kilometer. Keluhan tersebut disampaikan melalui akun Threads @andrew_seann dan ditujukan kepada Chery Motor Indonesia (CSI).

Dalam unggahannya, pemilik Omoda C5 tersebut meminta perhatian dan tindak lanjut serius dari pihak Chery terkait masalah transmisi yang dialaminya. Ia menjelaskan, masalah awal yang terjadi adalah mobil tidak dapat masuk ke posisi R (Reverse) dan mengalami gangguan pada perpindahan gigi.

Pemilik tersebut mengatakan kendaraannya telah menjalani pemeriksaan dan penggantian sejumlah komponen. Tiga nomor komponen yang disebut dalam unggahannya adalah:

– 2517262301
– 2517254501
– 2517255213

Menurut pemilik, setelah dilakukan pemeriksaan dan penggantian komponen tersebut, posisi D (Drive) dan R (Reverse) sudah kembali berfungsi.

Namun, masalah transmisi disebut belum sepenuhnya terselesaikan. Ia mengatakan transmisi masih stuck di gigi 1 dan belum dapat melakukan perpindahan gigi secara normal.

Kondisi tersebut membuat pemilik meminta Chery Motor Indonesia memberikan diagnosis lebih lanjut untuk menemukan penyebab utama atau root cause dari masalah yang terjadi.

Keluhan Konsumen Chery Omoda C5
Tangkapan Layar

BACA JUGA: Prestone Coolant Racing Diperkenalkan di Automechanika, Ini Teknologinya

Dalam unggahannya, pemilik Omoda C5 juga menegaskan bahwa keluhan tersebut tidak ditujukan kepada pihak dealer. Menurut pemahamannya, dealer menjalankan proses pemeriksaan dan perbaikan berdasarkan arahan serta keputusan dari technical team atau technical center CSI.

Karena itu, ia meminta dukungan teknis dari pusat dapat memberikan arahan yang jelas kepada dealer sehingga proses diagnosis dan perbaikan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Ia juga menyoroti proses penggantian komponen secara bertahap yang menurutnya belum memberikan kepastian mengenai penyelesaian masalah.

Pemilik Omoda C5 tersebut berharap Chery dapat segera menentukan penyebab utama masalah transmisi dan mengambil tindakan yang dapat menyelesaikan persoalan hingga kendaraan kembali berfungsi normal.

Ia menegaskan bahwa sebagai konsumen, dirinya menginginkan kendaraan diperbaiki dengan tepat, prosesnya jelas, dan masalah diselesaikan hingga tuntas.

Dalam unggahannya, ia juga meminta agar Chery tidak hanya memberikan informasi bahwa kendaraan masih dalam proses, tetapi turut memberikan tindakan teknis dan timeline penyelesaian yang konkret.

Ia kemudian meminta @cherymotorindonesia melakukan eskalasi kepada tim teknis atau technical center terkait.

BACA JUGA: 40 Tahun di Indonesia, SKF Siapkan Ekspansi Besar Bisnis Aftermarket

Keluhan tersebut kemudian mendapat sejumlah tanggapan dari pengguna Threads lainnya. Salah satu pengguna dengan akun @fx.verry mempertanyakan kemungkinan penggantian transmisi secara utuh dibandingkan penggantian komponen satu per satu.

Sementara itu, akun @alki3840 dan @jinshun1689 turut memberikan komentar yang menyoroti usia kendaraan dan jarak tempuh ketika masalah transmisi tersebut dilaporkan.

Komentar-komentar tersebut merupakan tanggapan pengguna Threads terhadap unggahan pemilik Omoda C5.

Hingga berita ini dimuat, keluhan yang disampaikan melalui Threads tersebut merupakan pengalaman dan klaim dari pemilik kendaraan. Belum terdapat keterangan resmi dari Chery Motor Indonesia mengenai penyebab masalah, hasil diagnosis akhir, maupun langkah penyelesaian kasus tersebut.

Karena itu, penyebab pasti gangguan transmisi dan apakah kasus tersebut berkaitan dengan komponen tertentu masih menunggu penjelasan dari pihak Chery.

(om/mg)

 

 

, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *