
OTO Mounture — Novelis dan Maxion Structural Components mengembangkan solusi rumah baterai aluminium untuk kendaraan komersial listrik, mulai dari kendaraan ringan hingga bus dan truk listrik.
Produk yang diberi nama Maxion InVolt tersebut dikembangkan menggunakan aluminium hasil proses rolling dan stamping dengan paduan khusus yang dirancang untuk kebutuhan baterai kendaraan komersial berat.
Teknologi ini diklaim menawarkan bobot yang lebih ringan sekaligus kepadatan energi lebih tinggi dibandingkan material rumah baterai aluminium ekstrusi dengan persyaratan teknis yang sama.
Berdasarkan pengembangan kedua perusahaan, Maxion InVolt memiliki bobot 35 persen lebih ringan dibandingkan rumah baterai aluminium ekstrusi dengan spesifikasi teknis yang sama. Di sisi lain, solusi tersebut diklaim mampu memberikan kepadatan energi 11 persen lebih tinggi.
Maxion InVolt dirancang agar dapat disesuaikan dengan berbagai ukuran kendaraan. Fleksibilitas tersebut memungkinkan teknologi rumah baterai digunakan pada kendaraan komersial listrik dengan beragam kebutuhan, mulai dari kendaraan ringan hingga kendaraan berat.
Pengurangan bobot menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan kendaraan komersial listrik. Bobot kendaraan dapat memengaruhi berbagai aspek operasional, termasuk kapasitas angkut dan efisiensi kendaraan.
Marco Tulio Ricci, Global Director of Innovation and Engineering Maxion Structural Components, mengatakan pengembangan teknologi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi bobot kendaraan komersial listrik.
“Pengembangan solusi ini merupakan langkah penting dalam strategi kami untuk mengurangi bobot kendaraan komersial listrik dan, pada akhirnya, berkontribusi pada pengurangan emisi CO₂ tanpa mengorbankan kapasitas muatan kendaraan,” ujar Ricci.
Dengan konstruksi yang lebih ringan, rumah baterai tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kendaraan komersial listrik yang lebih efisien tanpa mengurangi kemampuan membawa muatan.
BACA JUGA: Bridgestone Indonesia Rayakan 50 Tahun, Perkuat Manufaktur dan Inovasi Ban
Selain aspek bobot, penggunaan aluminium juga menawarkan potensi dari sisi keberlanjutan. Aluminium dikenal dapat didaur ulang berulang kali. Menurut Maxion dan Novelis, penggunaan material tersebut memiliki potensi mendukung ekonomi sirkular sekaligus mengurangi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca.
Ricci menyebut aluminium memiliki potensi circularity yang besar karena dapat didaur ulang tanpa batas secara material. Proses penggunaan aluminium daur ulang juga disebut dapat menghasilkan pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 95 persen dibandingkan penggunaan aluminium primer, tergantung pada proses dan sumber energinya.
Aspek tersebut menjadi semakin relevan seiring berkembangnya kendaraan listrik dan kebutuhan industri otomotif untuk mencari material yang lebih ringan sekaligus memiliki jejak lingkungan lebih rendah.
Novelis merupakan anak perusahaan Hindalco Industries Limited, perusahaan yang bergerak di industri aluminium dan tembaga serta menjadi bagian dari Aditya Birla Group.
Perusahaan tersebut dikenal sebagai pemasok solusi aluminium dan salah satu pemain global dalam bidang daur ulang serta rolling aluminium.
Novelis juga memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi untuk ekosistem kendaraan listrik. Pada 2022, perusahaan melakukan investasi pada Addionics, perusahaan rintisan yang mengembangkan teknologi baterai.
Kolaborasi dengan Maxion Structural Components melalui pengembangan Maxion InVolt menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi material baru untuk kendaraan komersial listrik.
Dengan kombinasi bobot yang lebih ringan, kepadatan energi yang diklaim lebih tinggi, serta potensi penggunaan aluminium daur ulang, teknologi rumah baterai ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan industri kendaraan listrik, khususnya pada segmen bus dan truk listrik yang membutuhkan efisiensi tanpa mengurangi kapasitas angkut.
(om/pd)








