
OTO Mounture — Parkir paralel menjadi salah satu situasi yang perlu diperhatikan pemilik mobil, terutama ketika kendaraan harus diparkir dengan posisi menghalangi kendaraan lain. Pada kondisi tersebut, mobil perlu dapat dipindahkan sewaktu-waktu agar tidak menghambat akses keluar-masuk kendaraan lain.
Bagi pemilik mobil hybrid Toyota, sistem elektrifikasi dan fitur Electric Parking Brake (EPB) tidak menjadi penghalang untuk melakukan parkir paralel. Dengan mengikuti prosedur yang tepat, kendaraan tetap dapat dipindahkan ketika dibutuhkan.
Parkir paralel merupakan posisi parkir ketika kendaraan ditempatkan secara berurutan depan-belakang dan searah dengan jalan. Bagian depan satu kendaraan berhadapan dengan bagian belakang kendaraan lain, begitu pula sebaliknya.
Dalam praktiknya, terdapat dua kondisi parkir paralel. Pertama, parkir paralel yang memang memiliki area khusus. Kedua, parkir paralel secara kondisional atau dadakan karena area parkir penuh.
Kondisi kedua perlu mendapat perhatian lebih karena kendaraan yang diparkir secara paralel dapat menutup akses kendaraan lain. Oleh sebab itu, mobil yang ditinggalkan harus dapat didorong atau dipindahkan ketika pemilik kendaraan lain membutuhkan akses.
Pada mobil transmisi manual, kondisi tersebut relatif mudah karena tuas transmisi dapat dipindahkan ke posisi N atau Netral. Sementara pada mobil otomatis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
BACA JUGA: 74 Ribu Mobil Lynk & Co Kena Recall, Fitur ADAS Bisa Terganggu
Salah satu aturan dasar ketika melakukan parkir paralel dengan mobil matik adalah jangan meninggalkan tuas transmisi di posisi P (Parkir) jika kendaraan memang harus dapat dipindahkan.
Tuas transmisi perlu berada di posisi N (Netral). Selain itu, rem parkir juga harus dalam kondisi tidak aktif sehingga kendaraan dapat didorong ketika diperlukan.
Namun, prosedur untuk membuat mobil matik berada di posisi N saat kendaraan sudah dimatikan dapat berbeda-beda, tergantung model dan fitur kendaraan.
Mobil Hybrid EV Toyota seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Veloz Hybrid EV, dan Yaris Cross Hybrid EV menggunakan fitur Electric Parking Brake (EPB) dan shift lock.
Fitur elektrifikasi pada kendaraan tersebut tidak menghalangi pelanggan untuk melakukan parkir paralel. Ketika kendaraan dalam kondisi OFF, sistem hybrid tidak beroperasi untuk menggerakkan kendaraan.
Meski demikian, pemilik kendaraan tetap perlu mengikuti prosedur yang sesuai dengan model mobil dan buku pedoman pemilik.
BACA JUGA: Tips Merawat Mesin Turbo Mitsubishi Destinator agar Tetap Bertenaga dan Irit
Berikut langkah umum parkir paralel pada mobil Hybrid EV Toyota yang dilengkapi EPB dan shift lock:
1. Pastikan posisi kendaraan sudah tepat. Parkir secara paralel dengan posisi lurus dan pastikan tersedia ruang agar kendaraan dapat didorong.
2. Pindahkan tuas transmisi ke posisi P.
3. Injak pedal rem, kemudian tekan tombol Electric Parking Brake (EPB) selama beberapa saat hingga muncul notifikasi pada panel instrumen bahwa EPB sudah dinonaktifkan.
4. Matikan sistem kendaraan menggunakan tombol start/stop.
5. Ambil remote kendaraan dan keluarkan kunci pintu cadangan dari dalam remote.
6. Masukkan kunci cadangan ke lubang shift lock yang berada di sisi tuas transmisi, tepatnya di bagian depan posisi P.
7. Sambil menekan shift lock, pindahkan tuas transmisi ke posisi N.
8. Setelah itu, kendaraan dapat ditinggalkan dalam kondisi yang memungkinkan untuk dipindahkan. Untuk memastikan, pemilik dapat mencoba mendorong kendaraan terlebih dahulu.
Ketika kendaraan akan digunakan kembali, pindahkan tuas transmisi ke posisi P dan nyalakan kendaraan. Selanjutnya, sambil tetap menginjak pedal rem, aktifkan kembali EPB dengan menarik tombol EPB ke atas.
Perlu diperhatikan, langkah tersebut merupakan prosedur umum. AutoFamily tetap disarankan mengikuti petunjuk pada buku pedoman pemilik kendaraan masing-masing, karena pengoperasian dapat berbeda berdasarkan model dan tahun kendaraan.
Meski mobil hybrid Toyota dapat dipersiapkan agar bisa dipindahkan ketika parkir paralel, AutoFamily tetap disarankan menggunakan area parkir yang telah disediakan pengelola jika kondisi memungkinkan.
Parkir dengan posisi menutup kendaraan lain memiliki risiko tersendiri. Kendaraan dapat saja perlu dipindahkan ketika pemiliknya sedang tidak berada di lokasi. Karena itu, parkir di area yang tidak menghalangi kendaraan lain tetap menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman.
Selain memahami cara parkir paralel mobil hybrid Toyota, menjaga kondisi kendaraan melalui perawatan berkala juga penting untuk memastikan mobil selalu dalam kondisi optimal.
Salah satu caranya adalah melakukan servis berkala di bengkel Auto2000 atau memanfaatkan layanan THS – Auto2000 Home Service melalui aplikasi Auto2000 Digiroom.
“Parkir paralel pada mobil Hybrid EV Toyota pada dasarnya mudah dilakukan selama AutoFamily mengikuti prosedur yang tepat. Konsultasikan kebutuhan mobilitas AutoFamily dengan mobil Toyota kepada teknisi Auto2000 yang berpengalaman,” jelas Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.
Dengan memahami prosedur yang tepat, pemilik mobil hybrid Toyota tidak perlu khawatir sistem elektrifikasi menghambat kendaraan ketika harus dipindahkan saat parkir paralel. Namun, selalu prioritaskan penggunaan area parkir yang tidak mengganggu kendaraan lain dan ikuti panduan resmi sesuai model kendaraan.
(om/mg)








