
OTO Mounture — Mobil listrik memang menawarkan teknologi yang berbeda dibandingkan mobil bermesin bensin atau diesel. Perbedaan tersebut juga perlu diperhatikan ketika pemilik harus mendongkrak kendaraan, misalnya saat mengalami ban kempis atau hendak mengganti ban.
Meski terlihat sederhana, cara mendongkrak mobil listrik tidak boleh dilakukan sembarangan. Bagian bawah mobil listrik umumnya dilengkapi baterai berukuran besar yang menjadi salah satu komponen paling penting dan mahal.
Kesalahan memilih titik tumpu dongkrak berpotensi menyebabkan kerusakan pada komponen di bagian bawah kendaraan. Karena itu, pemilik mobil listrik perlu mengetahui beberapa trik mendongkrak kendaraan dengan benar.
1. Kenali Titik Dongkrak Mobil Listrik
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui posisi titik dongkrak resmi yang ditentukan oleh pabrikan. Setiap mobil listrik bisa memiliki posisi lifting point yang berbeda. Jangan menjadikan mobil lain sebagai patokan karena desain sasis dan bagian bawah kendaraan tidak selalu sama.
Informasi mengenai titik dongkrak biasanya tersedia di buku manual kendaraan. Pastikan dongkrak ditempatkan tepat pada titik yang direkomendasikan sebelum kendaraan mulai diangkat.
2. Jangan Asal Menaruh Dongkrak di Kolong Mobil
Kesalahan yang perlu dihindari adalah menempatkan kepala dongkrak di sembarang bagian kolong mobil. Pada mobil listrik, area kolong memiliki berbagai komponen penting, termasuk battery pack, pelindung baterai, kabel tegangan tinggi, serta komponen lain yang dapat mengalami kerusakan jika menerima tekanan dari dongkrak.
Karena itu, jangan mendongkrak mobil listrik dari bagian tengah kolong hanya karena area tersebut terlihat kuat.
BACA JUGA: Tips Touring saat Weekend agar Aman dan Tidak Mudah Lelah
3. Hindari Area Baterai
Baterai merupakan salah satu komponen paling penting pada mobil listrik. Battery pack umumnya berada di bagian bawah kendaraan agar distribusi bobot tetap optimal. Posisi tersebut membuat pemilik harus ekstra hati-hati ketika menggunakan dongkrak.
Tekanan pada bagian baterai atau pelindung baterai dapat menyebabkan kerusakan. Selain biaya perbaikannya bisa tinggi, kerusakan pada sistem tegangan tinggi juga bukan sesuatu yang boleh ditangani sembarangan.
Jadi, pastikan titik angkat yang digunakan memang diperuntukkan bagi dongkrak.
4. Pastikan Mobil dalam Kondisi Aman
Sebelum mendongkrak, parkirkan mobil di permukaan yang rata dan keras. Kemudian pastikan kendaraan dalam posisi P (Park) dan ikuti prosedur mematikan kendaraan sesuai petunjuk pabrikan.
Jika hendak mengganti ban, pastikan mobil tidak berpotensi bergerak. Gunakan rem parkir dan lakukan langkah pengamanan lain sesuai petunjuk manual kendaraan.
5. Gunakan Dongkrak dengan Kapasitas yang Sesuai
Jangan hanya melihat ukuran dongkrak. Perhatikan pula kapasitas maksimalnya. Mobil listrik tertentu memiliki bobot yang cukup besar karena membawa battery pack berkapasitas tinggi. Oleh sebab itu, dongkrak harus mempunyai kapasitas angkat yang sesuai dengan bobot kendaraan.
Menggunakan dongkrak dengan kapasitas yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko kendaraan tidak terangkat dengan stabil.
BACA JUGA: Pangsa Pasar Toyota Turun ke 30%, Brand Tiongkok Mulai Merebut Pasar
6. Gunakan Jack Stand Saat Harus Bekerja di Bawah Mobil
Jika pekerjaan mengharuskan seseorang berada di bawah kendaraan, jangan mengandalkan dongkrak sebagai satu-satunya penyangga. Gunakan jack stand yang sesuai dan ditempatkan pada titik penyangga yang direkomendasikan pabrikan.
Dongkrak pada dasarnya digunakan untuk mengangkat kendaraan, bukan sebagai satu-satunya sistem penahan kendaraan dalam waktu lama.
7. Perhatikan Kabel dan Komponen Tegangan Tinggi
Mobil listrik memiliki sistem kelistrikan tegangan tinggi yang berbeda dari kendaraan konvensional.
Karena itu, jangan mencoba memindahkan, melepas, atau menyentuh kabel maupun komponen tegangan tinggi yang terlihat di bagian bawah kendaraan hanya karena ingin mencari titik dongkrak.
Jika tidak mengetahui fungsi suatu komponen, sebaiknya jangan menyentuhnya.
8. Jangan Terburu-buru Saat Mengangkat Mobil
Setelah dongkrak berada di lifting point yang benar, naikkan kendaraan secara perlahan.
Perhatikan apakah posisi dongkrak tetap stabil dan kendaraan terangkat sesuai yang diharapkan. Jika kendaraan terasa miring, bergeser, atau dongkrak berubah posisi, segera hentikan proses dan turunkan kendaraan dengan aman.
Jangan memaksakan proses hanya karena kendaraan belum mencapai ketinggian yang diinginkan.
9. Manual Kendaraan Tetap Jadi Acuan Utama
Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah setiap mobil listrik memiliki desain berbeda. Posisi lifting point, prosedur penggantian ban, jenis dongkrak, hingga langkah pengamanan dapat berbeda antara satu model dengan model lainnya.
Karena itu, sebelum mendongkrak mobil listrik, baca buku manual kendaraan dan ikuti prosedur yang diberikan oleh pabrikan.
(om/pd)








