
OTO Mounture — Penjualan sepeda motor di Indonesia pada Maret 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data tersebut berdasarkan laporan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Distribusi sepeda motor ke pasar domestik pada Maret 2026 mencapai 448.974 unit. Angka ini turun sekitar 17,1 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 541.684 unit.
Penurunan juga terjadi pada sejumlah kategori ekspor. Pengiriman sepeda motor dalam bentuk Completely Built Up (CBU) pada Maret 2026 tercatat 48.970 unit, sedikit lebih rendah dibandingkan 49.998 unit pada Maret 2025 atau turun sekitar 2 persen.
Sementara itu, ekspor dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) pada Maret 2026 tercatat 488.279 unit, turun cukup signifikan sekitar 26,3 persen dibandingkan 662.285 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan juga terjadi pada ekspor komponen atau part by part yang mencapai 9.113.331 unit, turun sekitar 20,5 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 11.465.800 unit.
BACA JUGA: NebengAja, Platform Carpooling Ini Bisa Pangkas Biaya Transportasi hingga 75%
Meski penjualan bulan Maret mengalami penurunan, kinerja industri sepeda motor secara kumulatif pada kuartal pertama 2026 justru menunjukkan pertumbuhan.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, total distribusi motor di pasar domestik mencapai sekitar 2.063.065 unit. Angka ini meningkat sekitar 22,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 1.683.262 unit.
Kinerja ekspor juga menunjukkan peningkatan cukup kuat. Ekspor sepeda motor CBU pada tiga bulan pertama 2026 mencapai 208.552 unit, melonjak sekitar 54,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang sebanyak 134.775 unit.
Untuk ekspor dalam bentuk CKD, volumenya mencapai 2.286.837 unit pada kuartal pertama 2026, meningkat sekitar 10,1 persen dibandingkan 2.077.170 unit pada periode Januari–Maret 2025.
Sementara itu, ekspor komponen sepeda motor juga menunjukkan lonjakan cukup besar. Total ekspor part by part mencapai 45.020.666 unit, naik sekitar 39,4 persen dibandingkan 32.305.403 unit pada periode yang sama tahun lalu.
BACA JUGA: Piaggio Indonesia Buka Dealer Motoplex 4 Brand di Makassar, Hadirkan Vespa hingga Moto Guzzi
Kinerja ekspor yang terus meningkat menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu basis produksi sepeda motor penting di kawasan.
Meskipun pasar domestik sempat melemah pada Maret 2026, permintaan dari pasar luar negeri tetap kuat dan membantu menjaga kinerja industri sepeda motor nasional.
Dengan tren pertumbuhan pada kuartal pertama tahun ini, industri sepeda motor Indonesia masih memiliki peluang untuk mempertahankan momentum sepanjang 2026.
(om/ril/ls)








