
OTO Mounture — Diskusi mengenai performa ban bawaan Jaecoo J5 EV cukup ramai diperbincangkan di salah satu grup komunitas pengguna di Facebook.
Beberapa pemilik mobil listrik tersebut mengaku mengalami masalah traksi ban yang kurang optimal, terutama saat kondisi jalan basah atau hujan.
Salah satu anggota grup, Anthony Lie, membagikan pengalamannya menggunakan ban standar bawaan pabrik pada Jaecoo J5 EV. Menurutnya, ban tersebut terasa kurang mencengkeram ketika melewati permukaan jalan yang licin.
“Menurut pengalaman saya, ban bawaannya kurang cocok di kondisi hujan. Licin dan tidak ada traksi sama sekali. Saya jadi ada pemikiran untuk ganti ban,” tulisnya dalam unggahan di grup tersebut.
Ia juga mengaku sudah mengalami beberapa kejadian yang membuatnya semakin mempertimbangkan untuk mengganti ban bawaan.
“Sudah tiga kali kejadian. Satu kali tidak bisa nanjak, dua kali di parkiran mobil spin,” tambahnya.
Anthony kemudian menanyakan kepada anggota komunitas lain mengenai rekomendasi ban yang lebih cocok. Ia menyebut ukuran ban standar mobil tersebut adalah 235/55 R18.
BACA JUGA: Pangsa Pasar Naik Jadi 8,5 Persen, Mitsubishi Bidik Pertumbuhan Lebih Agresif di 2026
Keluhan tersebut ternyata mendapat respons dari anggota komunitas lainnya yang memiliki pengalaman serupa.
Salah satu anggota, Evan Van, mengatakan bahwa ia juga sering mengalami ban slip atau kehilangan traksi saat melewati tanjakan, terutama ketika permukaan jalan dalam kondisi basah.
“Saya jadi lebih sering mengalami ban slip atau loss traksi kalau ketemu tanjakan yang sudah basah permukaannya, dibandingkan saat membawa mobil lain seperti Hyundai Creta dan Mitsubishi Eclipse Cross di lokasi yang sama,” tulisnya.
Ia menilai ban bawaan seharusnya memiliki kualitas lebih baik mengingat tenaga dan torsi mobil listrik yang cukup besar.
“Seharusnya ban bawaannya dikasih yang lebih bagus, mengingat power dan torsi mobilnya cukup besar,” lanjutnya.
BACA JUGA: Geely EX2 Diserahkan ke Konsumen Pertama, 5.000 Unit Terkirim di Indonesia dan Thailand
Sementara itu, anggota komunitas lain, Azhari Hafid, membagikan pengalamannya setelah mengganti ban bawaan dengan produk lain.
Ia mengaku telah menukar ban standar dengan Dunlop Blue Response TG, yang disebut sebagai ban baru yang juga cocok digunakan pada kendaraan listrik.
“Saya sudah seminggu ini ganti ban bawaan, tepatnya tukar tambah ke ban Dunlop Blue Response TG. Sejauh ini aman dan nyaman,” tulisnya.
Menurutnya, ban lama dihargai sekitar Rp2,8 juta saat proses tukar tambah.
Sebagai kendaraan listrik, mobil seperti Jaecoo J5 EV memiliki karakteristik berbeda dibanding mobil bermesin konvensional. Torsi instan yang besar membuat ban harus memiliki daya cengkeram yang baik, terutama saat akselerasi atau melewati jalan menanjak.
Karena itu, banyak pengguna EV yang mulai mempertimbangkan ban dengan kompon khusus kendaraan listrik agar lebih optimal dari sisi traksi, kenyamanan, hingga efisiensi energi.
Meski demikian, pengalaman setiap pengguna bisa berbeda tergantung kondisi jalan, gaya berkendara, serta tekanan angin ban yang digunakan.
(om/ls)








