Transmisi Matik Terasa Kasar Usai Perjalanan Jauh? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Transmisi Matik

OTO Mounture — Kepadatan lalu lintas di kota-kota besar membuat banyak masyarakat lebih memilih mobil bertransmisi otomatis (matik) karena lebih praktis dan nyaman digunakan.

Meski demikian, transmisi matik juga memiliki potensi masalah jika tidak dirawat dengan baik. Salah satu keluhan yang kerap muncul adalah transmisi matik terasa kasar, terutama setelah digunakan untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik atau liburan ke luar kota.

Mengutip informasi dari Suzuki Indonesia, penyebab paling umum transmisi matik menjadi kasar adalah oli transmisi yang sudah lama tidak diganti.

Oli transmisi memegang peranan vital dalam sistem transmisi matik karena perpindahan gigi sepenuhnya mengandalkan tekanan dan kualitas oli tersebut.

BACA JUGA: Industri Kendaraan Listrik Indonesia Diprediksi Masuki Fase Konsolidasi pada 2026

Seiring waktu dan pemakaian, oli transmisi akan mengalami penurunan kualitas serta mengandung endapan atau residu. Kondisi ini dapat mengurangi kemampuan pelumasan komponen di dalam girboks, sehingga memicu perpindahan gigi yang tidak halus dan menimbulkan sensasi kasar, terutama setelah kendaraan dipacu dalam perjalanan jauh.

Untuk mencegah masalah tersebut, pemilik mobil matik disarankan melakukan perawatan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Jika oli transmisi sudah lama tidak diganti, segera lakukan penggantian di bengkel resmi sesuai rekomendasi pabrikan.

Selain penggantian oli transmisi, pemilik kendaraan juga disarankan meminta mekanik profesional di bengkel resmi untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan secara menyeluruh, termasuk sistem transmisi, rem, dan pendingin mesin.

Dengan perawatan yang tepat, perjalanan jauh dapat ditempuh dengan lebih aman, nyaman, dan minim risiko kerusakan kendaraan.

(om/ril)

 

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *