
OTO Mounture — Tingginya minat konsumen terhadap Jaecoo J5 EV sejak peluncurannya pada November 2025 mendapat perhatian serius dari pihak prinsipal.
Menanggapi keluhan konsumen terkait keterlambatan pengiriman unit, Jaecoo Indonesia memberikan tanggapan mengenai skema pemesanan dan waktu tunggu kendaraan listrik tersebut.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohammad Ilham Pratama, menegaskan bahwa sejak awal konsumen telah diinformasikan mengenai adanya waktu tunggu (waiting time) untuk pengiriman unit Jaecoo J5 EV.
“Kami memang sudah menginformasikan terkait adanya waktu tunggu sekitar 2–3 bulan. Jadi jika pemesanan unit dilakukan pada November, maka estimasi penerimaan unit berada di rentang Januari sampai Februari,” katanya melalui sambungan telepon, Senin, 19 Januari 2026.
Ia juga meluruskan informasi yang beredar di kalangan konsumen mengenai unit Jaecoo J5 EV yang disebut sudah lebih dulu diterima oleh sebagian pembeli.
“Kalau memang sudah ada konsumen yang menggunakan unitnya, itu berarti mereka melakukan pemesanan sebelum periode launching juga di awal pengumuman harga,” jelasnya.
BACA JUGA: Konsumen Jaecoo J5 EV Tak Kunjung Dapat Kepastian Unit, Pengiriman dan Harga Dipertanyakan
Menurut Ilham, antusiasme pasar Indonesia terhadap Jaecoo J5 EV berada di luar ekspektasi perusahaan. Tingginya permintaan ini berdampak pada proses distribusi unit ke konsumen.
“Memang kami tidak menyangka antusiasme konsumen terhadap Jaecoo J5 EV setinggi ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ilham mengungkapkan bahwa hingga saat ini total pemesanan Jaecoo J5 EV telah melampaui 10.000 SPK. Lonjakan pemesanan paling signifikan terjadi pada dua hari pertama pengumuman harga resmi, yakni 3 dan 4 November 2025, dengan capaian lebih dari 2.000 SPK.
BACA JUGA: Industri Kendaraan Listrik Indonesia Diprediksi Masuki Fase Konsolidasi pada 2026
Ia menegaskan, Jaecoo Indonesia berkomitmen penuh untuk memenuhi pengiriman unit kepada konsumen. Proses pemesanan masih terus berjalan, dan distribusi kendaraan akan dilakukan secara bertahap.
“Untuk Januari dan Februari 2026, kami akan terus melakukan pengiriman unit, khususnya bagi konsumen yang telah melakukan pemesanan,” ujarnya.
Jaecoo Indonesia menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan informasi transparan kepada konsumen terkait proses pemesanan dan pengiriman unit.
Adapun tanggapan ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran konsumen sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap merek Jaecoo di pasar otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan listrik.
Sebagai informasi, Jaecoo J5 EV dipasarkan dengan harga resmi Rp249,9 juta untuk varian Standard dan Rp299,9 juta untuk varian Premium, dengan kuota 1.000 konsumen pertama. Mobil listrik ini mengusung baterai 60,9 kWh, tenaga 207 dk, torsi 288 Nm, serta jarak tempuh hingga 400 km (WLTC).
(om/ls)








