
OTO Mounture — Penjualan kendaraan komersial Mitsubishi Fuso di Indonesia sepanjang 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan capaian tahun 2024.
Berdasarkan data resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), baik dari sisi wholesales maupun retail sales, distribusi Mitsubishi Fuso mengalami koreksi secara tahunan, meski menunjukkan penguatan pada paruh kedua dan akhir tahun.
Dari sisi distribusi pabrik ke diler (wholesales), Mitsubishi Fuso mencatatkan total penjualan sebesar 25.235 unit sepanjang Januari–Desember 2025. Angka ini turun dibandingkan 27.721 unit pada periode yang sama di 2024.
Secara tahunan, wholesales Mitsubishi Fuso terkoreksi sekitar 2.486 unit atau setara minus 9 persen. Meski demikian, tren distribusi pada semester kedua 2025 menunjukkan perbaikan, dengan penjualan bulanan yang konsisten berada di atas 2.300 unit sejak September hingga Desember.
Pada Desember 2025, Mitsubishi Fuso membukukan wholesales sebesar 2.554 unit, sedikit lebih rendah dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 2.933 unit, namun tetap menjadi capaian tertinggi sepanjang 2025.
BACA JUGA: Bus Mercedes-Benz Rakitan Indonesia Resmi Diekspor ke Thailand
Sementara itu, dari sisi penjualan ritel atau distribusi diler ke konsumen, Mitsubishi Fuso mencatatkan 25.613 unit sepanjang 2025. Angka ini juga lebih rendah dibandingkan 27.683 unit pada 2024, atau turun sekitar 2.070 unit secara tahunan.
Meski terjadi penurunan secara total, performa retail sales Mitsubishi Fuso sepanjang 2025 menunjukkan tren meningkat di akhir tahun. Desember 2025 menjadi bulan dengan penjualan tertinggi, yakni 2.803 unit, mendekati capaian Desember 2024 yang tercatat 2.908 unit.
Penguatan penjualan ritel di kuartal IV mencerminkan masih solidnya permintaan kendaraan niaga dari sektor logistik, distribusi barang, dan transportasi, terutama menjelang penutupan tahun.
BACA JUGA: Hino Pertahankan Market Leader Medium Duty Truck 25 Tahun, Raih Pangsa Pasar 56% di 2025
Penurunan penjualan Mitsubishi Fuso pada 2025 mencerminkan dinamika pasar kendaraan komersial yang lebih selektif dibandingkan tahun sebelumnya.
Faktor kondisi ekonomi, penyesuaian kebutuhan armada, serta strategi distribusi yang lebih terukur turut memengaruhi kinerja tahunan.
Meski demikian, konsistensi penjualan di paruh kedua 2025 menunjukkan bahwa Mitsubishi Fuso tetap memiliki basis pasar yang kuat di Indonesia.
Dengan dukungan jaringan diler, layanan purna jual, serta kebutuhan kendaraan niaga yang berkelanjutan, Mitsubishi Fuso diproyeksikan masih menjadi pemain utama di segmen kendaraan komersial nasional pada 2026.
(om/ls)








