Tol Ngawi–Kertosono Dorong Pariwisata Jawa Timur, Volume Kendaraan Tembus 98 Ribu saat Nataru

Tol Ngawi–Kertosono

OTO Mounture — PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan pariwisata daerah melalui penyediaan infrastruktur jalan tol yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut hadir melalui Jalan Tol Ngawi–Kertosono yang menjadi pintu masuk utama konektivitas Trans Jawa menuju jantung Provinsi Jawa Timur.

Sebagai bagian dari JTT Group, Tol Ngawi–Kertosono berperan penting dalam menghubungkan wilayah barat dan tengah Jawa Timur. Kehadiran ruas tol ini mempercepat mobilitas masyarakat, memangkas waktu tempuh perjalanan, sekaligus mendorong distribusi wisata yang lebih merata ke berbagai daerah.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh wisatawan, tetapi juga oleh perekonomian lokal yang semakin bergerak seiring meningkatnya aksesibilitas menuju destinasi wisata.

Konektivitas yang semakin terintegrasi membuat perjalanan wisata menuju Kota Madiun dan wilayah sekitarnya menjadi lebih mudah dan efisien. Kawasan ini dikenal memiliki beragam potensi wisata budaya, kuliner, dan alam yang kini semakin terjangkau melalui jaringan tol.

Setiap perjalanan wisata yang melintasi Tol Ngawi–Kertosono menjadi bagian dari upaya berkelanjutan JTT Group dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkesan.

BACA JUGA: Mitsubishi Motors Perpanjang Program Peduli Banjir Sumatra hingga Januari 2026

Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menjadi katalis peningkatan mobilitas masyarakat. JTT mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas di Jalan Tol Ngawi–Kertosono pada periode 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Sebanyak 98.227 kendaraan tercatat melintas melalui Gerbang Tol Madiun, mencerminkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan jalan tol sebagai tulang punggung perjalanan wisata yang efisien.

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan bahwa kesiapan layanan menjadi fondasi utama dalam mendukung perjalanan wisata.

Menurut dia, pihaknya tidak hanya mengelola jaringan jalan tol, tetapi mengantarkan perjalanan masyarakat menuju berbagai destinasi.

“Melalui kesiapan infrastruktur, kehadiran petugas di lapangan, dan pelayanan yang konsisten, JTT Group berupaya memastikan setiap perjalanan wisata di Jawa Timur dimulai dengan rasa aman, nyaman, dan dilayani sepenuh hati,” ujarnya melalui keterangan resmi.

BACA JUGA: Mitos Menggoyangkan Mobil saat Isi Bensin, Ini Fakta dan Risikonya

Sebagai bagian dari JTT Group wilayah Jawa Timur, pengelolaan ruas tol dilakukan secara proaktif dan antisipatif. Upaya tersebut mencakup kesiapan operasional, penguatan layanan petugas di lapangan, serta penyediaan fasilitas pendukung perjalanan demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Dengan pendekatan ini, pengalaman positif pengguna jalan diharapkan sudah dirasakan sejak awal perjalanan, bahkan sebelum tiba di destinasi wisata.

Ke depan, JTT Group berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pariwisata.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Dari gerbang barat Jawa Timur hingga berbagai destinasi unggulan di seluruh penjuru provinsi, JTT Group hadir sebagai penggerak konektivitas yang mengantarkan setiap perjalanan wisata masyarakat dengan layanan sepenuh hati.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *