Kenali Ciri-Ciri Koil Motor Lemah, Mesin Sulit Hidup hingga Brebet

Koil Motor
Foto: Shutterstock

OTO Mounture — Setiap kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor, terdiri dari berbagai komponen yang saling berkaitan agar mesin dapat bekerja dengan optimal. Salah satu komponen penting dalam sistem kelistrikan motor adalah koil pengapian, yang berperan besar dalam proses pembakaran di ruang mesin.

Koil bertugas meneruskan arus listrik dari spul dan magnet untuk menghasilkan percikan api pada busi. Percikan api inilah yang memicu pembakaran campuran udara dan bahan bakar.

Jika koil mengalami kerusakan atau melemah, maka proses pembakaran tidak akan berjalan sempurna dan dapat menyebabkan motor sulit dinyalakan bahkan mogok.

Dalam sistem pengapian, koil berfungsi menaikkan tegangan listrik agar cukup kuat untuk menghasilkan percikan api di busi. Tanpa koil yang bekerja optimal, busi tidak mampu memantik api dengan baik sehingga mesin tidak dapat menyala secara normal.

Seiring pemakaian, koil bisa mengalami penurunan performa. Kondisi ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala yang dapat dirasakan langsung oleh pengendara.

BACA JUGA: Penjualan Mobil Listrik Polytron Lesu, Tujuh Bulan Tak Tembus 300 Unit

Berikut ini beberapa ciri-ciri koil motor mengalami kerusakan:

1. Motor Sulit Dihidupkan

Salah satu tanda paling umum koil motor mulai rusak adalah mesin menjadi sulit dinyalakan. Baik menggunakan starter elektrik, starter tangan, maupun kick starter, motor membutuhkan usaha lebih untuk bisa hidup. Meski masih bisa menyala, prosesnya terasa lebih berat dari biasanya.

2. Kick Starter Terasa Lebih Keras

Koil yang lemah menyebabkan suplai listrik tidak optimal. Akibatnya, saat menggunakan kick starter, tuas terasa lebih berat dan cenderung cepat memantul kembali dengan tenaga lebih besar. Kondisi ini terjadi karena api pengapian yang dihasilkan tidak cukup kuat untuk memicu pembakaran dengan mudah.

3. Percikan Api Busi Melemah

Gejala berikutnya dapat diketahui saat motor diperiksa di bengkel. Montir biasanya akan mengecek kondisi busi dan melihat warna serta besar percikan api. Jika koil masih normal, percikan api busi berwarna biru dan kuat. Namun, jika koil mulai lemah, percikan api akan tampak kecil dan berwarna merah.

Selain itu, busi sering kali mengeluarkan bau bensin karena bahan bakar yang masuk ke ruang bakar tidak terbakar secara sempurna.

4. Mesin Brebet Saat Dinyalakan

Pada kondisi yang lebih parah, motor yang sudah menyala akan terasa brebet atau tersendat-sendat. Hal ini disebabkan pembakaran yang tidak sempurna akibat lemahnya arus listrik dari koil ke busi.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *