Rutin Kuras Radiator, Kunci Mesin Tetap Dingin dan Awet

Air Radiator
Foto: Wahana Honda

OTO Mounture — Banyak pemilik kendaraan mengira bahwa radiator hanya perlu ditambah air ketika volumenya berkurang. Padahal, radiator bukan sekadar penampung air, komponen ini merupakan sistem pendingin vital yang menjaga suhu mesin tetap stabil. Agar tetap bekerja optimal, radiator wajib dibersihkan atau dikuras secara berkala.

1. Cegah Penumpukan Kotoran dan Karat

Seiring pemakaian, air radiator dapat tercampur partikel logam, kerak, hingga sisa zat kimia dari coolant lama. Endapan tersebut menghambat sirkulasi dan memicu karat pada komponen radiator maupun blok mesin.

Pengurasan rutin setiap 20.000–40.000 km atau sesuai rekomendasi pabrikan dapat mencegah kerusakan serius akibat endapan ini.

2. Menjaga Efisiensi Pendinginan Mesin

Coolant yang sudah lama digunakan akan menurun kemampuan menghantarkan panasnya. Mesin pun lebih cepat panas, terutama saat terjebak macet atau melintasi tanjakan. Kinerja kipas radiator menjadi lebih berat dan konsumsi bahan bakar meningkat.

Mengganti coolant dengan yang baru membantu sistem pendingin kembali bekerja optimal dan menjaga suhu mesin tetap ideal.

BACA JUGA: Honda CRF1100L Africa Twin Hadir dengan Warna Baru, Harga Rp647 Juta

3. Mencegah Overheating

Overheating sering terjadi akibat hal yang terlihat sepele: coolant kotor atau kualitasnya menurun. Jika suhu mesin melonjak, risiko kerusakan gasket kepala silinder, piston, hingga blok mesin meningkat drastis.

Menguras radiator menjadi langkah pencegahan sederhana yang jauh lebih hemat dibanding biaya perbaikan mesin akibat overheat.

4. Coolant Bukan Sekadar Air Biasa

Masih banyak pengguna yang mengisi radiator dengan air keran atau air sumur. Padahal, air tersebut mengandung mineral yang bisa menimbulkan kerak. Sebaliknya, coolant dirancang khusus dengan aditif anti-karat, anti-beku, dan penyeimbang pH.

Namun aditif tersebut memiliki masa pakai. Jika dibiarkan terlalu lama, efektivitasnya menurun dan malah berpotensi menjadi korosif. Karena itu, pengurasan tetap wajib dilakukan meski radiator tampak bersih dari luar.

5. Radiator Bersih, Usia Mesin Lebih Panjang

Radiator yang terawat menjaga suhu mesin tetap ideal, mengurangi gesekan, mengoptimalkan usia oli, dan membuat seluruh komponen internal bekerja lebih efisien. Dampaknya: mesin lebih awet, irit bahan bakar, dan performanya stabil.

Untuk memastikan perawatan dilakukan dengan benar, lakukan servis berkala di bengkel AHASS yang terpercaya. Konsumen juga dapat memanfaatkan layanan booking service dan AHASS layanan kunjung untuk kemudahan pengaturan waktu servis.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *